logo


Dukung Pengembangan Danau Toba sebagai KSPN, PUPR Bangun Jembatan Aek Tano Pongol

Pembangunan Jembatan Aek Tano Ponggol oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Sumatera Utara akan menghubungkan pulau Sumatera dengan pulau Samosir

2 Desember 2020 10:36 WIB

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai pekerjaan konstruksi Jembatan Aek Tano Ponggol di Sumatera Utara (Sumut)
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai pekerjaan konstruksi Jembatan Aek Tano Ponggol di Sumatera Utara (Sumut) Kementrian PUPR

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai pekerjaan konstruksi Jembatan Aek Tano Ponggol di Sumatera Utara (Sumut). Jembatan tersebut memiliki panjang total 294 meter. Pembangunan dilakukan untuk mendukung pengembangan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas/Destinasti Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah ditetapkan 5 KSPN Prioritas/DPSP. 5 KSPN tersebut antara lain Danau Toba, Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) atau 10 “Bali Baru” yang dikembangkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN/DPSP direncanakan secara terpadu. Pengembangan KSPN tersebut dilakukan untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara sehinggan memberi dampak ekonomi.


Jaga Daya Beli Masyarakat, PUPR Gelontorkan Rp 11,3 Triliun untuk Program Padat Karya Tunai

“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul. Prinsipnya adalah merubah wajah kawasan dilakukan dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Pembangunan Jembatan Aek Tano Ponggol oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Sumatera Utara akan menghubungkan pulau Sumatera dengan pulau Samosir. Selain pembangunan jembatan, juga dilakukan pula Pekerjaan pelebaran alur Tano Ponggol oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, Ditjen Sumber Daya Air (SDA) dari 25 meter menjadi 80 m sepanjang 1,2 Km sehingga dapat dilewati oleh kapal pesiar.

Tano Ponggol merupakan satu-satunya akses darat untuk menuju Pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba. Desain jembatan tersebut akan mengadopssi kearifan lokal adat Batak dengan perkiraan ketinggian ideal jembatan sekitar 8-9 meter dari permukaan danau. Tipe struktur jembatan yang digunakan adalah cable stayed dengan tiga tiang tungku.

Pembangunan Jembatan Aek Tano Pongol dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan sumber anggaran dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2020-2022 senilai Rp157 miliar. Jembatan Tano Ponggol tersebut rencananya akan memiliki 2 lajur.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Wilayah 3T, Kementerian PUPR Bangun PLBN Sei Pancang di Kalimantan Utara

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati