logo


Rusia Siapkan Sistem Pertahanan Canggih S-300V4 di Wilayah Perbatasan dengan Jepang

Militer Rusia dikabarkan telah menerjunkan sistem pertahanan udara canggih mereka S-300V4 ke perbatasan dengan Jepang

1 Desember 2020 22:39 WIB

Sistem Pertahanan Udara Rusia S-300V4
Sistem Pertahanan Udara Rusia S-300V4 istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Rusia mengatakan bahwa mereka telah menyiapkan sejumlah sistem pertahanan rudal S-300V4 di kepulauan yang berada di wilayah perbatasan dengan Jepang. Langkah tersebut tentu saja berpotensi memicu kemarahan dari Tokyo karena salah satu pulau tersebut diklaim menjadi milik Jepang.

Stasiun televisi milik militer Rusia, Zvezda, melaporkan bahwa sistem pertahanan udara tersebut didesain untuk menghalau serangan rudal balistik ataupun sejumlah serangan udara lainnya yang dilancarkan secara bersamaan.

"Sistem anti rudal pesawat telah diterjunkan di kepulauan Iturtup yang ada di kawasan Sakhalin. Saat ini, artileri berat pertahanan udara tersebut sudah siap. Sistem pertahanan udara tersebut adalah S-300V4," kata Zvezda dikutip Reuters, Selasa (1/12).


Erdogan Khawatir Digitalisasi Picu Ketidakadilan dan Kesenjangan yang Jauh Lebih Besar

Rusia berhasil mengklaim pulau yang juga disebut sebagai Pulau Kuriles Selatan tersebut pada akhir Perang Dunia kedua, dimana sengketa wilayah perbatasan tersebut selama ini menjadi penghalang bagi Moskow dan Tokyo untuk menandatangani perjanjian damai.

Jepang sendiri sangat sensitif dengan langkah militer Rusia di sejumlah pulau yang membentang di sebelah barat laut pulau Hokkaido Jepang hingga kawasan timur jauh Kamchatka, Rusia.

Pada bulan Oktober lalu, Moskow berencana untuk mengerahkan sistem rudal mereka ke wilayah kepulauan tersebut untuk pertama kalinya, namun langkah tersebut adalah bagian dari latihan militer mereka dan tidak untuk pertempuran yang sesungguhnya.

Pengerahan sistem pertahanan rudal tersebut hadir tak lama usai mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan pengunduran dirinya pada bulan Agustus lalu. Shinzo Abe sendiri mengaku ingin menyelesaikan masalah sengketa dengan Rusia terkait wilayah perbatasan mereka.

Rusia Bersedia Kerja Sama dengan Pemerintahan Joe Biden, Jika...

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia