logo


Australia dan AS Segera Kembangkan Rudal Hypersonic, Lima Kali Lebih Cepat dari Kecepatan Suara

Australia dan Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka akan bekerja sama dalam pengembangan rudal hypersoni yang memiliki kecepatan hingga lima kali kecepatan suara

1 Desember 2020 20:15 WIB

Rudal Balistik
Rudal Balistik forbes

CANBERRA, JITUNEWS.COM - Australia dan Amerika Serikat berencana untuk melakukan kerja sama dalam pengembangan peluru kendali (rudal) hypersonik yang memiliki kecepatan lima kali kecepatan suara. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pertahanan Australia pada Selasa (1/12).

Rudal tersebut juga diyakini memiliki kemampuan manuver yang lebih baik ditambah dengan kemampuan untuk menjelajah dari ketinggian sehingga sangat sulit untuk dapat dilacak oleh radar ataupun dihalau.

Nilai kerja sama Proyek bilateral yang disebut sebagai 'perubah arah permainan' oleh Menhan Australia Linda Reynolds ini hingga kini masih dirahasiakan.


China Beri Vaksin Covid-19 Buat Kim Jong-un dan Keluarganya

Meski begitu, ia menegaskan bahwa rudal tersebut hanya akan digunakan sebagai alat pertahanan guna menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

"Kami tetap berkomitmen terhadap perdamaian dan stabilitas di kawasan," kata Reynolds, dikutip Al Jazeera, Selasa (1/12).

Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan AS Michael Kratsios mengatakan bahwa proyek yang secara resmi dikenal sebagai the Southern Cross Integrated Flight Research Experiment (SCIFiRE), nantinya akan membangun kerja sama militer antara AS dan Austalia selama 15 tahun.

"Inisiatif ini akan sangat esensial bagi masa depan riset dan pengembangan (rudal) hypersonic, menjamin AS dan sejumlah negara aliansi memimpin dunia dalam hal kemampuan tempur transformasional yang canggih," ujarnya dalam sebuah pernyataan tertulis.

Sementara itu, China dan Rusia juga dikabarkan tengah memulai proyek pengembangan rudal yang serupa.

China Tak Sudi Minta Maaf kepada Australia soal Meme Tentara SAS dan Bocah Afghanistan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia