logo


Pemerintah Inggris Sebut Tak Ada Kehidupan Normal bagi Warga yang Tak Ikut Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Inggris memang tidak mewajibkan warganya untuk mengikuti program vaksinasi, namun warga yang belum mendapat vaksinasi kemungkinan besar akan menghadapi sejumlah aturan pembatasan

1 Desember 2020 15:15 WIB

Vaksin Covid-19
Vaksin Covid-19 istimewa

LONDON, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Vaksin Inggris Nadhim Zahawi mengatakan bahwa warga masyarakat Inggris yang menolak untuk disuntik vaksin Covid-19 kemungkinan besar tetap akan menghadapi aturan pembatasan seperti tidak dapat masuk ke sejumlah fasilitas umum seperti bar, bioskop atau gedung olahraga.

Saat ditanya mengenai bagaimana mengetahui seseorang tersebut sudah mendapat vaksin atau belum, Zahawi mengatakan bahwa status seseorang yang telah mendapatkan vaksin kemungkinan akan didata dan ditampilkan di sebuah aplikasi smartphone, yang dapat memberitahu petugas kesehatan setempat terkait status kesehatannya.

"Tapi saya juga memikirkan jika anda nantinya melihat bar, restoran, bioskop, gedung olahraga atau fasilitas lainnya, kemungkinan akan menggunakan sistem seperti itu," kata Zahawi kepada wartawan BBC, Senin (30/11).


Dewan Keamanan Nasional Iran Sudah Ketahui Otak Pembunuhan Ilmuwan Nuklirnya

Ia menambahkan para penyedia fasilitas umum nantinya akan terlebih dahulu memeriksa status kesehatan semua pengunjung, dimana mereka yang belum mendapatkan vaksin Covid-19 kemungkinan besar tidak akan diijinkan untuk masuk.

Otoritas kesehatan di banyak negara di dunia kini tengah khawatir dengan meningkatnya kelompok-kelompok anti-vaksin, yang sangat aktif di media sosial. Oleh karena itu, ia meminta Google, Facebook dan Twitter untuk mengambil tindakan dengan setidaknya melakukan validasi terkait opini negatif mengenai vaksin Covid-19.

Dalam beberapa pekan belakangan, sejumlah vaksin Covid-19 yang ada sudah menunjukkan tingkat efektifitas diatas 90 persen sehingga hal tersebut memberikan harapan besar kehidupan normal seperti sebelum pandemi dapat segera terwujud.

Armenia Minta Bantuan Vladimir Putin dalam Pemulangan Tentaranya yang Ditahan Azerbaijan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia