logo


NasDem: Penurunan Sales dan Product Demand di BUMN Bukan Semata-mata Dampak Covid-19

Setiap BUMN saat ini harus memiliki langkah terobosan masing-masing. Untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

1 Desember 2020 13:02 WIB

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung dok jitunews/khairul anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional untuk kembali bangkit dengan melalui kontribusi perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai agent of development, ditengah pandemi covid-19.

Menurutnya, setiap BUMN saat ini harus memiliki langkah terobosan masing-masing. Untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

“Karena seharusnya BUMN itu, sudah wajib memiliki terobosan masing-masing. Untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. Kunjungan Kerja Spesifik yang dilakukan Komisi VI DPR ini bertujuan, untuk mendengar secara langsung. Bagaimana kinerja maupun langkah terobosan yang sedang dan akan dilakukan oleh perusahaan BUMN yang beroperasi di Jawa Barat," ujar Martin di Jakarta, Selasa (1/12/2020).


Erick Thohir Sebut Kementerian BUMN Tak Perlu Dana APBN, Adian Napitupulu Kaget Luar Biasa

Politisi Partai NasDem ini menambahkan di satu sisi, penurunan sales dan product demand yang saat ini terjadi di BUMN bukan semata-mata disebabkan karena dampak dari pandemi Covid-19.

Sehingga berbagai langkah perlu dilakukan BUMN guna meningkatkan kinerja serta kontribusi perusahaan kepada pemerintah di masa pandemi.

"Memang ada dampak Covid, tapi bukan Covid-19 saja sebagai penyebabnya. Seperti contoh, terdapat perusahaan BUMN yang struktur permodalannya sejak sebelum Covid-19 itu memang sudah bermasalah. Nah hal seperti ini masih harus kita (Komisi VI DPR RI) dalami," tuturnya.

Karenanya, Komisi VI DPR ditegaskan Martin. Mendukung BUMN agar terus bertahan dalam menghadapi pandemi Covid-19, juga langkah-langkah pembenahan yang akan dilakukan oleh Kementerian BUMN.

Hal ini dimaksudkan agar ke depannya, setelah pembenahan yang dilakukan, permasalahan-permasalahan klasik di BUMN itu dapat berkurang.

“Jadi ini akan kita, Komisi VI DPR terus soroti dan monitor. Yang nantinya akan ditindaklanjuti juga dalam Rapat Kerja di Jakarta dengan Menteri BUMN. Dimana Menteri BUMN kita minta untuk memaparkan program rekstrukturisasi BUMN," tukasnya.

Sindir Denny Siregar, Andre Rosiade: Belum Kebagian Jatah Komisaris BUMN Bro?

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar