logo


Armenia Minta Bantuan Vladimir Putin dalam Pemulangan Tentaranya yang Ditahan Azerbaijan

Presiden Armenia meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membantu mereka dalam pemulangan tentara dan warga sipil Armenia yang hingga kini masih ditawan oleh Azerbaijan

30 November 2020 22:30 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Presiden Armenia Armen Sargsyan dikabarkan telah meminta bantuan dari Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membantu proses pemulangan sejumlah tentara Armenia yang hingga kini masih ditawan oleh Azerbaijan sejak meletusnya konflik Nagorno-Karabakh.

"Surat yang dikirim kepada (Vladimir) Putin mengatakan, masyarakat Armenia dan komunitas ekspatriat sangat khawatir mengenai situasi para tentara dan warga sipil yang ditawan oleh Azerbaijan," kata kantor kepresidenan Armenia dalam sebuah pernyataan tertulisnya, dikutip Sputnik News, Senin (30/11).

Menurut pernyataan tersebut, mediasi yang dilakukan oleh Vladimir Putin akan sangat berkontribusi terhadap penyelesaian masalah yang sangat sensitif terkait pemulangan prajurit Armenia dan warga sipil yang ditahan, serta mayat-mayat mereka yang terbunuh oleh pihak Azerbaijan.


Honor Resmi Cerai dari Huawei, Begini Wejangan Ren Zhengfei

Seperti yang diketahui, Armenia dan Azerbaijan pada awal bulan November lalu telah sepakat untuk menggelar gencatan senjata pada konflik Nagorno-Karabakh, dan mengakhiri baku tembak yang telah berlangsung selama enam pekan sejak bulan September lalu.

Kesepakatan yang juga ditandatangani oleh Rusia tersebut membuat Armenia harus menyerahkan wilayah Nagorno-Karabakh kepada Azerbaijan, diikuti dengan penerjunan tentara perdamaian Rusia di wilayah tersebut guna memastikan perjanjian gencatan senjata tidak dilanggar.

Setelah konflik Nagorno-Karanakh berakhir, sedikitnya 23,514 warga etnis Armenia telah kemabli ke tempat tinggalnya yang berada di wilayah tersebut.

Dewan Keamanan Nasional Iran Sudah Ketahui Otak Pembunuhan Ilmuwan Nuklirnya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia