logo


Dewan Keamanan Nasional Iran Sudah Ketahui Otak Pembunuhan Ilmuwan Nuklirnya

Sekertaris Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran mengatakan bahwa organisasi Muhajidin Rakyat Iran dan Agen Mata-mata Israel Mossad berperan dalam serangan yang menewaskan Mohsen Fakhrizadeh, salah satu ilmuwan nuklir Iran, pada pekan lalu.

30 November 2020 22:17 WIB

Ali Shamkhani, Sekertaris Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran
Ali Shamkhani, Sekertaris Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran istimewa

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran mengatakan bahwa mereka telah mengetahui siapa yang menjadi otak dibalik insiden pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh, salah satu ilmuwan nuklir Iran pada Jumat akhir pekan lalu.

"Ini merupakan sebuah operasi yang sangat kompleks yang melibatkan penggunaan peralatan elektronik. Tidak ada seorang pun di tempat kejadian perkara, namun kami menemukan sejumlah petunjuk. Kami mengetahui siapa yang merencanakan serangan ini dan kami mengetahui latar belakang masa lalu mereka," kata Ali Shamkhani, Sekertaris Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran dalam sebuah pidatonya, dikutip Sputnik News, Senin (30/11).

Shamkhani menambahkan bahwa Iran telah mengkonfirmasi peran dari organisasi terlarang, Organisasi Mujahedin Rakyat Iran, dan agen mata-mata Israel, Mossad, dalam aksi pembunuhan Fakhrizadeh.


Kedapatan Langgar Aturan Perlindungan Data Swedia, Google Didenda USD 6 Juta

Kendati demikian, Israel hingga kini masih belum secara resmi menyatakan bertanggung jawab atas insiden penyerangan tersebut.

Fakhrizadeh tewas pada Jumat pagi pekan lalu di kota Absard, yang berada tak jauh dari Teheran, usai diserang oleh sekelompok orang tak dikenal. Sepuluh tahun yang lalu, seorang ilmuwan nuklir Iran lainnya bernama Majid Shahriar juga menjadi korban pembunuhan.

Honor Resmi Cerai dari Huawei, Begini Wejangan Ren Zhengfei

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia