logo


Ruhut Tak Paham Pancasila dan NKRI, Novel Bamukmin: Dia Cuma Jadi Penjilat

Novel mengecap Ruhut sebagai bunglon karena tak pernah setia pada suatu partai.

30 November 2020 11:05 WIB

Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin
Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin Antara/Sigid Kurniawan

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politisi PDIP Ruhut Sitompul menyesalkan ulah Rizieq Shihab yang menciptakan kerumunan massa di kawasan Petamburan dan Megamendung. Menurutnya, Rizieq bisa saja dipenjara karena melanggar aturan protokol kesehatan di tengah pandemi.

"Memang dia itu siapa. Indonesia negara hukum. Tolong hormati aparat penegak hukum, equality before the law, semua sama di depan hukum. Jangan dia merasa bisa kebal hukum," kata Ruhut, sebagaimana dilansir dari Tagar, Senin (30/11).

"Bukan hanya dikarantina, bahkan dipenjara, karena dia sudah melanggar hukum. Kan hukumannya jelas, karena terkait dengan hal tersebut. Kalau di-juncto kan sesuai dengan pidana, tidak tahu lagi hukumannya sudah bicara tahunan," tegasnya.


Hasil Tes Covid-19 Ditutupi Rizieq, Ruhut Sitompul: Gitu Saja kok Repot

Menanggapi hal itu, Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin meminta Ruhut tak mencampuri urusan tokoh agama sekaliber Habib Rizieq. Dia menilai wawasan Ruhut tak sejajar dengan keilmuan yang dimiliki pentolan FPI tersebut.

Novel bahkan mengecap Ruhut sebagai bunglon karena kerap bergonta-ganti baju partai. Selain itu, ia menganggap Ruhut sampai saat ini belum memahami esensi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Inget tuh si Ruhut tahu apa dia tentang ulama, tahu apa tentang Pancasila, tahu apa dia tentang NKRI, tahunya dia cuma jadi penjilat jadi bunglon saja," ujar Novel.

Rizieq Diusik, Novel Bamukmin ke Ruhut: Mungkarnya Banyak, Sok Bicara Tentang Ulama

Halaman: 
Penulis : Iskandar