logo


Dewan Syura PKB Minta Tim Bedas Kerja Keras Menangkan Dadang-Syahrul

Menurutnya, masa injuri time ini sangat menentukan

29 November 2020 20:18 WIB

Maman Imanulhaq
Maman Imanulhaq Dok.

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Menjelang pencoblosan Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 Dewan Syuro DPP PKB, KH. Maman Imanulhaq, meminta Tim Bedas, untuk bekerja keras memaksimalkan semua potensi untuk memenangkan paslon nomor urut 3, HM. Dadang Supriatna dan H. Sahrul Gunawan dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Bandung.

Arahan tersebut disampaikan Anggota DPR RI FPKB yang akrab disapa Kang Maman itu pada pertemuan terbatas dengan Tim Relawan Bedas pada Minggu (29/11) di Bandung.

"Kita tidak boleh lengah. Optimalkan semua potensi untuk meraih simpati masyarakat agar memilih Dadang-Syahrul," tegas Kang Maman.


Soal Pengganti Edhy Prabowo di Kursi Menteri, Fadli Zon: Tidak Harus dari Partai Politik

Menurutnya, masa injuri time ini sangat menentukan. Banyak massa mengambang yang belum menentukan pilihan. Walau sudah ada yang menetapkan pilihan namun kemungkinan berubah pilihan di detik-detik akhir menjelang pencoblosan.

"Maksimalkan pemilih mengambang agar mayoritas masyarakat bisa kita tarik untuk memilih Dadang-Syahrul," papar Kang Maman sambil meneriakan yel, “Kalau Bandung ingin maju, pilih nomer Tilu (tiga), ingin cerdas? Pilih Bedas".

Kang Maman meminta Tim Bedas untuk terus bergerak meyakinkan pemilih untuk datang di TPS, memilih Dadang-Syahrul, dan mengawal suara sampai yakit bahwa pasangan ini dilantik jadi Bupati wakil Bupati Bandung.

"Pastikan semua pendukung Bedas terdaftar, pastikan datang ke TPS dan pastikan mencoblos nomor 3,” ujar tokoh Nasional asal Majalengka ini.

Kunjungan Kang Maman di Bandung merupakan rangkaian Safari Politiknya di Jawa Barat, setelah sebelumnya ia turun langsung memompa semangat Timses Paslon yang diusung PKB di Indramayu, Karawang, Sukabumi dan Cianjur.

Dampak terbesar yang ditimbulkan wabah kolektif adalah trauma sosial dan kelembaman untuk melakukan perubahan. Ada masyarakat yang tertutup menarik diri, dan ada yang menggunakan momentum ini untuk transformasi budaya.

Kutuk Aksi Terorisme di Sigi, KITA Dukung Satgas Tinombala Berantas Kelompok Ali Kolara

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata