logo


Soal Penangkapan Edhy Prabowo, KPK: Jangan Kami Diajak Masuk ke Ranah Politik

Firli mengatakan bahwa penyidik fokus pada tindak pidana

29 November 2020 06:45 WIB

Ketua KPK Firli Bahuri
Ketua KPK Firli Bahuri Dok. Jitunews/Khairul

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Edhy Prabowo mundur dari kursi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra setelah ditangkap oleh KPK.

Ketua KPK, Firli Bahuri, mengatakan bahwa pihaknya tidak mengaitkan dengan partai politik terntentu dalam kasus dugaan suap ekspor benih lobster yang melibatkan Edhy.

Menurutnya, jika ada kader partai yang terlibat maka hanya kaitan secara pribadi.


Andi Arief Sarankan KPK Ikuti Gerak Pejabat yang Kunjungi Mantu Presiden

"Kalau pun ada orang-orang yang terlibat dan dia merupakan pengurus partai, tapi terkait kasus tindak pidana adalah berlaku orang perorang," ujar Firli di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (28/11).

Firli mengatakan bahwa penyidik fokus pada tindak pidana. Firli tidak ingin kasus yang dia tangani dikaitkan dengan politik.

"Jadi, jangan kami diajak masuk ke dalam ranah politik," katanya.

Firli mengatakan bahwa pihaknya melakukan proses hukum secara proporsional.

"Jadi saya kira kami tidak berlebihan melakukan penggeledahan. Yang pasti tempat-tempat yang diduga ada keterkaitan tindak pidana," kata Firli.

Soal Pengganti Edhy Prabowo di Kursi Menteri, Fadli Zon: Tidak Harus dari Partai Politik

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata