logo


Maju Jadi Caketum APJATI, Imam Subali Punya Program Unggulan Akan Buka SPSK Secara Adil

Imam Subali telah menyusun tahapan-tahapan program unggulan selama empat tahun ke depan jika dirinya terpilih jadi Ketua Umum.

28 November 2020 10:14 WIB

Calon Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI), Imam Subali
Calon Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI), Imam Subali Istimewa

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Calon Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI), Imam Subali, mengaku telah menyusun tahapan-tahapan program unggulan selama empat tahun ke depan jika dirinya terpilih jadi Ketua Umum. Di tahun pertama, ia berjanji akan mendorong supaya penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi yang saat ini masih dimoratorium dapat kembali dibuka. Sebab selama ini, Arab Saudi merupakan salah satu negera penempatan yang terbesar.

Tak hanya itu, Imam juga berjanji akan membuka Sistem Penempatan Satu Kanal atau SPSK secara adil dan merata untuk semua anggota APJATI. Menurutnya, selama ini dari sekian banyak Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang mempunyai kesempatan, relasi, dan kecukupan persyaratan untuk penempatan di Saudi Arabia dengan SPSK, baru terserap 25 persen.

"Sedangkan yang 75 persennya itu seharusnya mempunyai kesempatan juga. Sehingga, jika saya diamanahkan memimpin APJATI periode 2020-2024, maka SPSK untuk Arab Saudi akan saya buka seluas-luasnya untuk semua anggota," kata Imam kepada media di sela-sela Munas APJATI di Bandung, Sabtu (28/11).


Kedua Caketum HIPMI Solo Jawab Pertanyaan-pertanyaan dari Para Panelis

Terkait program unggulan, Imam mengatakan akan menciptakan iklim usaha yang kondusif. Pasalnya, selama ini ia melihat bisnis P3MI sedang mengalami kemunduran usaha. Ia menuturkan bahwa kondisi tersebut bukan hanya sekedar isu belaka, melainkan berasal permasalahan ril yang ada di lapangan.

"Saya menyerap aspirasi dari berbagai P3MI. Bukan isu ya, tapi permasalahan ril yang ada di lapangan. Saya melihat P3MI sedang mengalami kemunduran usahanya, sehingga saya menghadirkan program unggulan. Yang pertama yakni, menciptakan iklim usaha yang kondusif. Karena itu harapan para pelaku usaha, mereka ingin usahanya berjalan. Prinsipnya itu," ungkapnya.

Imam pun berharap agar APJATI ke depannya dapat menjadi organisasi yang profesional, mendorong anggotanya lebih produktif, inovatif, sehingga bisa betul-betul berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar domestik itu bisa menjadi suatu solusi untuk ditempatkan ke luar negeri. Namun dengan catatan perlindungannya maksimum.

Sebagai informasi, dalam Musyawarah Nasional (Munas) APJATI tahun ini, Imam akan berebut kursi Ketua Umum dengan tiga kandidat lainnya. Namun, ia sendiri tidak menganggap para kompetitornya itu sebagai lawan, melainkan kawan seperjuangan yang berusaha mencoba menghadirkan yang terbaik.

"Dari 4 kandidat Calon Ketua Umum, meskipun mereka kompetitor, tetapi saya sendiri tidak menganggapnya sebagai lawan. Karena semua yang berkumpul di sini semuanya adalah satu keluarga besar yang memiliki semangat yang sama dengan spirit kebersamaan, kekeluargaan, dan kemaslahatan. Sehingga saya pribadi melihatnya sebagai kawan seperjuangan yang berusaha mencoba menghadirkan yang terbaik," ujarnya.

Maju Sebagai Calon Ketum APJATI, Ini 3 Gagasan Besar Ahmad Faisol

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata