logo


Tiga Tentara India Tewas Ditembak Pasukan Pakistan di Wilayah Perbatasan

Kedua belah pihak saling melempar tuduhan tentang siapa yang memulai insiden baku tembak di wilayah Jammu dan Kashmir pada Kamis (26/11)

28 November 2020 16:30 WIB

Pasukan Tentara India di Kashmir
Pasukan Tentara India di Kashmir istimewa

NEW DELHI, JITUNEWS.COM - India melaporkan bahwa tiga personil tentara mereka tewas usai pasukan Pakistan secara sepihak menembaki mereka di dua tempat terpisah di sepanjang wilayah perbatasan kedua negara yang berada di kawasan Jammu dan Kashmir.

"Pasukan kami segera merespon penembakan yang dilakukan oleh pihak musuh. Dalam baku tembak tersebut, dua personil tentara India, Naik Prem Bahadur Khatri dan Sukhbir Singh meninggal dunia dengan luka serius," kata juru bicara tentara India Letnan Kolonel Devender Anand, dikutip Anadolu Agency.

Ia menambahkan bahwa kedua prajurit tersebut ditembak di wilayah distrik Rajouri.


Minta Iran Tak Balas Dendam, PBB Khawatir Ketegangan di Timur Tengah Meningkat

Militer India juga mengatakan bahwa seorang prajuritnya juga tewas di distrik Poonch, kawasan Jammu pada Kamis (26/11).

"Tentara Pakistan melakukan tembakan tanpa adanya provokasi sebelumnya...pasukan kami kemudian merespon tembakan tersebut. Dalam insiden, Swatantra Singh mengalami luka berat dan kemudian meninggal dunia," demikian pernyataan tertulis pasukan India.

Sementara itu, Pakistan menuding jika tentara India lah yang pertama kali menembakkan senjata yang melukai sejumlah warga sipil yang tidak bersalah.

"Ini merupakan pelanggaran serius terhadap perjanjian gencatan senjata tahun 2003, norma kemanusiaan, dan kode etik militer. Pakistan akan selalu merespon tindakan pelanggaran tanpa adanya provokasi yang dilakukan oleh pasukan pendudukan India. Namun, keamanan warga sipil di kedua wilayah perbatasan tetap menjadi prioritas utama kami," kata kementerian Luar Negeri Pakistan dalam pernyataan tertulisnya pada Kamis (26/11).

Ketegangan yang terjadi didalam hubungan kedua negara bertetangga di Asia Selatan tersebut mulai meningkat usai India membuat keputusan secara sepihak pada Agustus 2019 lalu dengan mencabut status otonomi wilayah Jammu dan Kashmir.

Ranjau Meledak di Suriah, 2 Anak-anak Tewas dan 2 Lainnya Luka-luka

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia