logo


Sudah Cek, Luhut Sebut Permen Soal Lobster Era Edhy Prabowo Tak Keliru

Kesalahan hanya terletak pada mekanisme pemberlakuan permen tersebut.

28 November 2020 06:00 WIB

Luhut Panjaitan
Luhut Panjaitan BeritaCAS

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan langsung membuat pergerakan usai ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk sementara waktu, menyusul penetapan Edhy Prabowo selaku tersangka korupsi oleh KPK.

Luhut membahas perihal peraturan menteri (permen) terkait lobster bersama jajaran Kementerian KKP. Menurutnya, tidak terdapat kesalahan dalam permen itu.

"Kita ketemu teman-teman di KKP, yang tadi sekjen di sini sudah disertakan semua. Yang kedua tadi saya rapat pertama dengan semua eselon I untuk melihat, jangan ada pekerjaan yang terhenti. Semua proses tadi, tadi kita evaluasi sebentar mengenai lobster," kata Luhut di kantor Mina Bahari I, KKP, Jakarta Pusat, Jumat (27/11).


Bukan Gentle, Permintaan Maaf Edhy Prabowo Memang Wajib

"Jadi kalau dari aturan yang ada, yang dibuat permen, yang dibuat tidak ada yang salah. Jadi sudah kita cek tadi, saya tanya Pak Sekjen, Pak Lambok," sambungnya.

Dia menilai permen soal lobster dapat memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan. "Semua itu dinikmati oleh rakyat mengenai program ini. Tidak ada yang salah," tuturnya.

Menurut Luhut, ada kesalahan mekanisme KKP dalam memberlakukan permen tersebut. "Kalau ada mekanisme yang salah, itu sedang kita evaluasi," terang dia.

Luhut mengatakan praktik permen akan dibekukan sementara. Apabila hasil evaluasi dirasa positif, maka permen itu kembali diberlakukan.

"Dan sekarang dihentikan mungkin beberapa waktu, dan setelah nanti evaluasi kita akan lanjutkan lagi kalau memang bisa dilanjutkan," tuntasnya.

Selevel Menteri Bisa Ditangkap, ICW ke KPK: Kenapa Harun Masiku Tidak?

Halaman: 
Penulis : Iskandar