logo


Geng 212 Tersingkir, Slamet Maarif: Semoga MUI Tetap Berjuang untuk Umat, Bukan Penguasa

PA 212 menghormati musyawarah yang telah dilakukan oleh MUI dalam menetapkan kepengurusan baru.

28 November 2020 04:30 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif angkat bicara soal penetapan kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025. Sejumlah tokoh yang terafiliasi dengan PA 212 diketahui tak tercantum di kepengurusan MUI yang baru.

Slamet menyatakan pihaknya menghargai hasil Musyawarah Nasional (Munas) X MUI yang mengukuhkan Miftachul Akhyar sebagai Ketua Umum MUI. Dia berharap MUI tetap konsisten memperjuangkan umat.

"Kami menghormati musyawarah yang telah dilakukan oleh MUI. Teriring doa semoga MUI tetap berjuang untuk umat, bukan untuk penguasa," kata Slamet, dikutip dari cnnindonesia.com pada Sabtu (28/11).


Legowo Tak Jadi Pengurus MUI, Tengku Zulkarnain: Apalagi Saya Bukan dari NU dan Muhammadiyah

Untuk diketahui, sejumlah tokoh MUI yang dekat dengan PA 212 telah terdepak dari kepengurusan baru MUI. Mereka antara lain Bachtiar Nasir, Yusuf Martak, dan Tengku Zulkarnain.

Selain itu, tokoh sekaliber Din Syamsuddin yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum MUI pada 2014-2015 juga tak tercatat dalam susunan pengurus MUI yang baru.

Tak Lagi di MUI, Ini yang Bakal Dilakukan Tengku Zulkarnain

Halaman: 
Penulis : Iskandar