logo


Australia Segera Copot Belasan Oknum Pasukan Khususnya yang Terlibat Kejahatan Perang di Afghanistan

Pasukan khusus Australia terbukti telah melakukan pembunuhan terhadap 39 warga sipil di Afghanistan

27 November 2020 19:37 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi ABC.net

CANBERRA, JITUNEWS.COM - Militer Australia mengatakan bahwa pihaknya akan segera mencopot 13 anggota pasukan khusus mereka yang terlibat tindak kejahatan perang di Afghanistan. Hal tersebut disampaikan oleh Letnan Jenderal Rick Burr selaku kepala Tentara Australia pada Jumat (27/11).

Ia mengatakan bahwa 13 anggota pasukan khusus tersebut sebelumnya telah mendapatkan pemberitahuan mengenai pencopotan mereka yang akan dilakukan dalam waktu dua pekan, kecuali jika mereka berhasil membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

Proses investigasi yang memakan waktu satu tahun pada pekan lalu membuahkan sebuah laporan bahwa sejumlah anggota pasukan khusus Australia telah terbukti membunuh 39 warga sipil dan tahanan di Afghanistan.


Aksi Kerusuhan Iringi Pemakaman Diego Maradona

Laporan tersebut membuat 19 oknum personil tentara Australia ditangkap, dan kompensasi akan segera dibayarkan kepada keluarga korban.

Burr tidak menyebutkan identitas 13 oknum tentara tersebut, namun ia mengatakan bahwa ketiga belas anggota tentara Australia itu bukan bagian dari 19 orang mantan tentara yang kemungkinan akan menghadapi dakwaan kejahatan perang tersebut.

"Kami semua berkomitmen untuk belajar dari penyelidikan dan akan berubah menjadi pasukan yang lebih kuat dan efektif," ujarnya dikutip AL Jazeera.

Dalam sebuah surat yang terlampir dengan laporan investigasi tersebut, Inspekstur Jenderal Pasukan Pertahanan Australia James Gaynor menjelaskan bahwa tindakan kejahatan yang dilakukan oleh sejumlah oknum pasukan khusus Australia sangat kejam.

"Tidak ada satu pun dari tindak kejahatan tersebut dilakukan ditengah peperangan," tulisnya.

"Para korban adalah bukan pejuang atau tidak lagi menjadi pejuang," tambahnya.

Korsel Sebut Korut Coba Curi Data Perusahaan Farmasi Pengembang Vaksin Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia