logo


TPS Berpotensi Penularan Covid-19, Bamsoet: Sosialisasi Prokes Harus Dilakukan Secara Masif

Hal ini dimungkinkan akan terjadi tingginya pelanggaran protokol kesehatan (prokes) maupun penularan Covid-19.

27 November 2020 15:47 WIB

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Diperkirakan lebih dari 100 juta orang berpotensi berkumpul di 298.939 tempat pemungutan suara (TPS) pada saat pemungutan suara Pilkada 2020.

Hal ini dimungkinkan akan terjadi tingginya pelanggaran protokol kesehatan (prokes) maupun penularan Covid-19.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong komisi pemilihan umum (KPU) bersama KPUD mempersiapkan petugas di lapangan dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk selalu menjaga dan melaksanakan prokes serta terus memberikan pemahaman melalui sosialisasi secara masif kepada masyarakat terkait aturan prokes yang berlaku ketika berada di TPS.


Kelompok Pendukung Risma Bermunculan, Ini Komentar Wanita Emas

“Sosialisasi itu juga harus diiringi dengan implementasi prokes yang ketat di setiap TPS serta mempersiapkan teknis pemungutan suara secara detail, guna mencegah pemungutan suara pada 9 Desember menjadi ajang penyebaran Covid-19,” ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Politisi Partai Golkar ini juga mendorong KPU dan KPPS menyiapkan dan mengoptimalkan protokol khusus di TPS yang tersebar di 309 kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada, seperti mewajibkan penggunaan masker, mencuci tangan, penyemprotan disinfektan di TPS dan penggunaan tinta tetes.

“Selain itu juga diperhatikan pengaturan jarak berbagai fasilitas di TPS, bilik khusus bagi pemilih yang memiliki suhu tubuh 37,3 derajat celsius keatas hingga pembagian jadwal kedatangan pemilih, sebagai upaya-upaya mencegah terjadinya kerumunan massa yang berpotensi menimbulkan kluster baru Covid-19,” tuturnya.

KPU, KPUD bersama pemerintah daerah khususnya di sejumlah daerah pedalaman didorong untuk menggencarkan dan mengintensifkan sosialisasi tata cara pemilihan di TPS di tengah pandemi Covid-19.

“Sekaligus pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 mengingat tata cara dan pelaksanaan prokes untuk Pilkada di daerah pedalaman belum disosialisasikan oleh petugas,” pungkasnya

Mengharapkan Presiden Jokowi Menegur Ahok Adalah Sebuah Ilusi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar