logo


Penerapan Protokol Kesehatan Tak Bisa Ditawar Pada Pilkada Serentak 2020

Penerapan protokol kesehatan harus betul-betul dijalankan agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19.

27 November 2020 14:12 WIB

 Wakil Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin
Wakil Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin menegaskan bahwa keselamatan petugas, peserta dan pemilih harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pilkada serentak 2020.

Menurutnya penerapan protokol kesehatan harus betul-betul dijalankan agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19.

“Protokol kesehatan harus betul-betul jadi kebiasaan baru dalam keseharian, terutama dalam Pilkada nanti, sehingga nantinya tidak menimbulkan klaster baru atau gelombang baru Covid-19,” ujar Sultan dalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Jumat (27/11/2020).


Kelompok Pendukung Risma Bermunculan, Ini Komentar Wanita Emas

Sultan menambahkan bahwa DPD RI akan fokus melakukan pengawasan terhadap jalannya Pilkada serentak tahun 2020.

Pengawasan itu disebutnya mulai dari tahapan awal hingga puncaknya pada pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 nanti, melalui Senator di seluruh daerah di Indonesia.

“Sejak diputuskan Pilkada dilaksanakan, DPD RI memberikan catatan dengan regulasi dan pengawasan lebih ketat, apalagi ini pilkada pertama di tengah pandemi,” kata Sultan.

“Kami Pimpinan DPD RI dan Senator lainnya sudah berkeliling untuk memastikan pilkada berjalan aman lancar dan sesuai protokol kesehatan,” pungkasnya.

Mengharapkan Presiden Jokowi Menegur Ahok Adalah Sebuah Ilusi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar