logo


Erdogan Kunjungi Siprus Utara, Uni Eropa Didesak Jatuhkan Sanksi terhadap Turki

Parlemen Uni Eropa meminta Komisi Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi terhadap Turki usai Ergogan berkunjung ke Siprus

27 November 2020 13:00 WIB


BRUSSELS, JITUNEWS.COM - Parlemen Uni Eropa pada Kamis (26/11) mendesak Komisi Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi terhadap Turki usai Presiden Recep Tayyip Erdogan berkunjung ke Siprus Utara atau yang juga dikenal sebagai Turkish Cypriot. Mereka menyebut bahwa kunjungan tersebut adalah hal yang ilegal.

Sebelumnya, parlemen Uni Eropa juga mengecam program eksplorasi migas yang dilakukan oleh Turki di wilayah Laut Mediterania Timur, yang menuai protes dari Yunani dan Siprus.

Perancis, yang berselisih dengan Turki pada beberapa isu, juga telah mendesak Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Turki terkait program migas tersebut.


Di Jerman, Aturan PSBB Kemungkinan Diperpanjang hingga Maret 2021

"Turki sebenarnya sudah tahu apa yang perlu mereka lakukan," kata Menteri Luar Negeri Perancis Jean-Yves Le Drian pada pekan ini.

"Konfrontasi atau kolaborasi, terserah mereka," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Siprus saat ini terpecah menjadi dua wilayah etnis sejak invasi Turki pada 1974, yakni etnis Turki yang berada di Siprus Utara, dan etnis Yunani di Siprus Selatan. Pemerintah Turki juga hanya mengakui Siprus Utara sebagai negara merdeka.

Erdogan sendiri berkunjung ke kota Varosha, Siprus Utara pada 15 November lalu dimana langkah tersebut mendapat kritikan dari sejumlah negara, yakni Amerika Serikat, Yunani dan Siprus Selatan.

Disney PHK 32 Ribu Pegawainya pada Kuartal Pertama Tahun 2021

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia