logo


Yakini Pengganti Edhy Prabowo dari Gerindra, Pengamat: Kalau Bukan, Prabowo dan Jokowi akan Perang Dingin

Pengamat sebut sulit kalangan profesional menjadi pengganti Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP

27 November 2020 09:07 WIB

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin. wikipedia.org

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin meyakini bahwa sosok yang akan menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan yakni orang dari Partai Gerindra.

"Jika dilihat dari konstruksi dan kesepakatan rekonsiliasi antara Prabowo dan Jokowi, Gerindra dapat jatah dau kursi menteri. Manhan dan KKP, jika rekonsiliasi tersebut masih berjalan, maka posisi pengganti Edhy Prabowo akan dari kader Gerindra lagi," kata Ujang seperti dilansir detikcom, Jumat (27/11/2020).

"Namun, ini kan politik. Bisa juga posisi tersebut diberi ke partai lain, atau kalangan profesional. Semua tergantung Jokowi," sambungnya.


Klaim Tak Bisa Tolak Penghargaan Jokowi, Gatot: Kalau Saya Tolak Berarti Tidak Mengakui Rakyat

Meski demikian, Ujang mengatakan akan sulit kalangan profesional mengisi kursi KKP. Ia menilai apabila kursi tersebut diberikan kepada orang yang bukan kader Gerindra maka akan terjadi perang dingin antara Prabowo dan Jokowi.

"Kalau diberikan ke orang lain yang bukan dari kader Gerindra, hubungan Prabowo dan Jokowi akan perang dingin, akan saling curiga, dan akan terus menerus saling mencari kelemahan masing-masing," lanjutnya.

Tanggapi Kasus Edhy Prabowo, PPP: Bisa Jadi Pintu Masuk Resuffle

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati