logo


Beragama Islam Belum Tentu Pancasilais, Abu Janda: Buktinya HTI dan FPI

Abu Janda membenarkan pernyataan Pangdam Dudung yang menyebut orang beragama belum tentu menerapkan nilai Pancasila.

26 November 2020 17:15 WIB

Permadi Arya atau Ustaz Abu Janda
Permadi Arya atau Ustaz Abu Janda Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda sepakat jika seseorang yang beragama Islam belum tentu menerapkan nilai-nilai Pancasila. Dia mencontohkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang bersikukuh menegakkan ideologi Khilafah di tanah air.

Selain itu, Abu Janda juga menyinggung Front Pembela Islam (FPI) yang ingin mendirikan NKRI bersyariah dengan mengganti falsafah negara.

Hal ini disampaikan Abu Janda dalam menanggapi cuitan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain yang membantah pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang menanggap orang beragama belum tentu Pancasilais.


Meski Tak Setuju dengan Pangdam Jaya Soal Pencopotan Baliho HRS, Fadli Zon: Kita Semua Mencintai TNI

“Fakta kok beragama Islam belum tentu Pancasilais. Buktinya HTI pengen dirikan Khilafah anti Pancasila. FPI pengen dirikan NKRI bersyariah juga mau ganti falsafah negara,” tulisnya di akun Twitter @permadiaktivis1, Kamis (26/11).

Sebelumnya, Tengku Zulkarnain menilai ucapan Dudung tentang orang beragama belum tentu menganut Pancasila terbilang ngawur. Pasalnya, menurut dia, lima sila yang tercantum dalam dasar negara tersebut diambil dari kitab suci Alquran.

“Setelah Kepala BPIP dulu mengatakan jika mau jujur musuh Pancasila adalah agama(Islam). Kali ini Pangdam Jaya mengatakan Orang beragama belum tentu Pancasialis. Jika diarahkan ke Umat Islam ungkapan itu "Ngawur". Lima sila Pancasila itu diambil dari Qur'an,” cuit Zul di akun Twitter @ustadtengkuzul,

Pangdam Dudung Sebut Orang Beragama Belum Tentu Pancasilais, Tengku Zulkarnain: Ngawur!

Halaman: 
Penulis : Iskandar