logo


Program Vaksinasi Dimulai Akhir Tahun Ini, Uni Eropa Minta Negara Anggotanya Bersiap

Presiden Uni Eropa meminta seluruh negara anggotanya untuk bersiap melakukan program vaksinasi Covid-19 yang digelar pada bulan Desember 2020

26 November 2020 15:00 WIB

Presiden Uni Eropa Ursula Von der Leyen
Presiden Uni Eropa Ursula Von der Leyen istimewa

BRUSSELS, JITUNEWS.COM - Presiden Komisi Uni Eropa Ursula Von der Leyen mengatakan bahwa program vaksinasi Covid-19 di Eropa akan segera dimulai sebelum akhir tahun 2020.

Dalam sebuah pidatonya, ia meminta sejumlah negara anggota Uni Eropa untuk memulai persiapan mereka dalam pendistribusian vaksin Covid-19.

"Negara-negara anggota (Uni Eropa) harus bersiap sekarang. Kita berbicara mengenai jutaan suntikan, kita berbicara mengenai bagaimana mengorganisir pusat (distribusi) vaksin, kita berbicara mengenai soal personil terlatih yang ada di sana. Semua ini harus dipersiapkan," kata Ursula dikutip Euronews.


Xi Jinping Berharap Hubungan China-AS Sehat dan Stabil Dibawah Pemerintahan Joe Biden

Uni Eropa sendiri telah memberikan sinyal bahwa mereka akan segera mendapatkan 160 juta dosis vaksin buatan Moderna, perusahaan bio-farmasi asal AS, dimana vaksin yang berhasil mereka kembangkan telah terbukti memiliki tingkat efektifitas lebih dari 94 persen dalam melawan infeksi Covid-19.

Meski vaksin memberikan secercah harapan berakhirnya masa pandemi, namun sejumlah rumah sakit yang ada di seluruh dataran Eropa sejauh ini masih terus berjuang menghadapi tingginya gelombang pasien positif Covid-19, dimana tingkat infeksi virus masih terlalu tinggi untuk kembali kepada kehidupan normal.

Oleh karena itu, Ursula meminta para pemimpin Uni Eropa untuk tidak melonggarkan kebijakan lockdown terlalu dini.

"Kita harus berkaca pada musim panas untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Melonggarkan (aturan pembatasan) terlalu cepat beresiko memicu gelombang ketiga (wabah Covid-19) setelah Natal. Beberapa pekan yang lalu, saya sudah katakan jika Natal kali ini akan berbeda dengan sebelumnya...dan ya, Natal ini menjadi lebih hening," tandasnya.

Bahas Masalah Keamanan Kawasan, Kepala Pentagon Segera Berkunjung ke Timur Tengah

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia