logo


Ada Potensi Serangan AS ke Iran, Militer Israel Diminta Bersiap

Surat kabar Israel melaporkan bahwa pihak militer Israel telah diminta bersiap-siap untuk kemungkinan adanya serangan AS ke Iran

26 November 2020 12:42 WIB

Anggota militer Israel
Anggota militer Israel sputnik

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketegangan dalam hubungan AS-Iran meningkat usai Presiden Donald Trump pada 2018 lalu memutuskan untuk menarik keluar AS dari kesepakatan nuklir Iran 2015 (JCPOA) dan mulai menjatuhkan sejumlah sanksi ekonomi terhadap Teheran. Hubungan kedua negara semakin memburuk usai serangan drone AS pada Januari 2020 lalu menewaskan salah satu petinggi militer Iran Jenderal Qassem Solemani.

Surat kabar Israel, Axios, mengabarkan bahwa anggota pasukan militer mereka (IDF) belakangan ini telah mendapat instruksi untuk bersiap-siap akan adanya potensi serangan AS ke Iran, sebelum Presiden AS Donald Trump digantikan oleh Joe Biden pada bulan Januari mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh sejumlah pejabat tinggi Israel yang tidak disebutkan namanya.

Sejumlah pejabat Israel mengatakan bahwa mereka juga merasakan bahwa saat ini adalah "periode yang sangat sensitif" mengingat waktu Donald Trump berada di Gedung Putih segera selesai. Menurutnya, instruksi kesiapan tersebut juga terkait dengan adanya kemungkinan serangan Iran terhadap Israel, baik secara langsung maupun melalui sejumlah proxi Iran yang ada di Timur Tengah.


Telepon Putin, Erdogan Minta Upaya Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Libatkan Negara Lain

Sebelumnya, The New York Times juga melaporkan bahwa Donald Trump telah mempertimbangkan melakukan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran di Natanz, dimana Agen Nuklir Internasional melaporkan bahwa timbunan uranium yang ada di fasilitas tersebut 12 kali lipat lebih banyak daripada batas maksimal yang telah ditentukan dalam perjanjian JCPOA.

Menanggapi adanya laporan dari The New York Times tersebut, Iran tentu saja tidak tinggal diam. Pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei memperingatkan bahwa semua serangan AS terhadap Iran akan memicu konfrontasi militer atau perang terbuka di kawasan.

"Tentunya, AS, kawasan dan dunia tidak akan dapat bertahan dengan terjadinya krisis komprehensif tersebut," tambahnya.

Rouhani Sebut Hubungan Iran-AS Bisa Membaik seperti Sebelum Era Trump

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×