logo


Penangkapan Menteri KKP Akan Menyulitkan Prabowo Maju Pilpres 2024

Diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo dalam kasus suap terkait perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komuditas perairan sejenis lainnya tahun 2020

26 November 2020 10:44 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditetapkan sebagai tersangka.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditetapkan sebagai tersangka. Jitunews.com/Heru Muawin

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Direktur Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menilai elektabilitas Partai Gerindra akan jeblok seiring dengan ditangkapnya Menteri KKP Edhy Prabowo oleh KPK.

Diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo dalam kasus suap terkait perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komuditas perairan sejenis lainnya tahun 2020

“Saya nilai dengan ditangkapnya Menteri KKP Edhy Prabowo akan berdampak di kubu Gerindra dan pendukung pemerintah lainnya,” ujarnya di Jakarta, Rabu malam (25/11/2020).


RI – Sri Lanka Sepakat Berantas Illegal Fishing dan Kelola Perikanan Berkelanjutan

Menurut Jerry, alasannya cukup sederhana karena Edhy Prabowo tangan kanannya Prabowo Subianto.

“Alasannya, sederhana saja, yang mana Edhy Prabowo merupakan anak emasnya Menhan sekaligus Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto bahkan tangan kanannya,” katanya.

Selain itu, penagkapan Edhy juga akan menyulitkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto maju Pilpres 2024.

“Bisa mengganggu Gerindra pada pilpres 2024. Soalnya Menteri KKP bagian kunci partai Gerindra apalagi istrinya anggota DPR dari partainya Prabowo Subianto,” pungkasnya.

Prioritaskan Pemberdayaan Perempuan Nelayan jadi Perhatian KKP

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar