logo


Masa Puncak Gelombang Kedua Covid-19 Sudah Lewat, Perancis Segera Cabut Kebijakan Lockdown

Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa kebijakan lockdown nasional akan segera dilonggarkan usai masa puncak gelombang kedua wabah Covid-19 telah lewat

25 November 2020 15:30 WIB

Perancis mengeluarkan aturan kewajiban penggunaan masker di seluruh bagian kota Paris mulai Jumat (28/8)
Perancis mengeluarkan aturan kewajiban penggunaan masker di seluruh bagian kota Paris mulai Jumat (28/8) ABC News

PARIS, JITUNEWS.COM - Presiden Emmanuel Macron mengatakan bahwa ia akan melonggarkan kebijakan lockdown yang tengah diberlakukan di Perancis saat ini, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dengan keluarganya.

"Masa puncak gelombang kedua (wabah Covid-19) telah berlalu," kata Macron pada Selasa (24/11), dikutip Russia Today.

Macron juga mengumumkan bahwa pencabutan kebijakan lockdown akan dilakukan dalam tiga tahap, dimana tahap pertama dimulai dengan pembukaan kembali pertokoan pada akhir pekan ini. Masyarakat juga diijinkan untuk berolahraga diluar ruangan selama tiga jam sehari, namun masih dibutuhkan ijin untuk keluar rumah dengan alasan lain.


Khamenei Sebut Iran Saat Ini Sudah Mampu Hadapi Sanksi Ekonomi AS

Kebijakan lockdown nasional diharapkan dapat dicabut secara keseluruhan pada 15 Desember mendatang, selama jumlah penambahan kasus Covid-19 harian tetap berada di bawah 5 ribu kasus.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa tindakan pencegahan masih perlu dilakukan untuk menghindari meningkatnya kembali jumlah kasus Covid-19.

"Kita harus melakukan semua hal untuk menghindari terjadinya gelombang ketiga, untuk mencegah lockdown ketiga," tambahnya.

Macron juga mengatakan bahwa program vaksinasi Covid-19 akan segera dimulai di Perancis pada akhir Desember atau awal Januari 2021.

Komisi Komunikasi Federal AS Konfirmasi ZTE Ancam Keamanan Nasional AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia