logo


Komisi Komunikasi Federal AS Konfirmasi ZTE Ancam Keamanan Nasional AS

Kepala FCC Ajit Pai menegaskan bahwa ZTE berpotensi mengancam keamanan nasional AS

25 November 2020 14:58 WIB

Ilustrasi jaringan 5G
Ilustrasi jaringan 5G The Register

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) telah menolak sebuah petisi dari ZTE yang meminta badan tersebut untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka memberi status bahwa perusahaan asal China tersebut mengancam keamanan nasional AS.

Pada Juni lalu, FCC secara formal memasukkan ZTE dan Huawei ke dalam daftar perusahaan yang mengancam keamanan nasional AS. Pengumuman tersebut membuat perusahaan AS tidak dapat membeli peralatan dari ZTE dan Huawei.

FCC juga telah menyatakan bahwa ZTE dan Huawei berpotensi disalahgunakan untuk kepentingan spionase, sebuah tuduhan yang berulang kali dibantah oleh kedua perusahaan tersebut.


Ada Prioritas Mendesak, Kunjungan Pejabat AS ke Taiwan Ditunda

Kepala FCC Ajit Pai dalam sebuah pernyataannya menyebut bahwa tindakan mereka menolak petisi dari ZTE tersebut sebagai "langkah penting dalam upaya melindungi jaringan komunikasi AS dari potensi ancaman keamanan."

"Saat ini, sangat penting bagi pihak Kongres untuk memberikan anggaran yang sesuai sehingga jaringan komunikasi kita terlindungi dari vendor-vendor yang mengancam keamanan nasional kita," kata Ajit dalam siaran persnya, dikutip Reuters.

Sementara itu, usai pengumuman FCC bulan Juni lalu, ZTE mengatakan bahwa mereka menyuplai peralatan yang aman dan telah sesuai dengan undang-undang yang berlaku di AS.

ZTE sejauh ini belum melontarkan tanggapan mereka usai petisinya ditolak oleh FCC.

Khamenei Sebut Iran Saat Ini Sudah Mampu Hadapi Sanksi Ekonomi AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia