logo


Joe Biden Minta Perbatasan Inggris Raya dengan Irlandia Utara untuk Dibuka

Presiden terpilih AS Joe Biden meminta Inggris untuk menghormati perjanjian Good Friday 1998 dengan membuka perbatasan mereka dengan Irlandia Utara

25 November 2020 13:06 WIB

Joe Biden
Joe Biden cnn

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden pada Selasa (24/11) mengatakan bahwa dirinya tidak ingin melihat perbatasan Inggris dengan Irlandia untuk dijaga ketat. Ia menambahkan bahwa hal itu sebelumnya sudah ia bahas dengan Perdana Menteri Inggris dan Irlandia, serta sejumlah pemimpin Uni Eropa.

Biden juga berulang kali menegaskan pentingnya melindungi kesepakatan damai Irlandia Utara dalam proses Brexit. Hal tersebut ia sampaikan kepada PM Inggris Boris Johnson melalui sambungan telepon pada awal bulan ini, usai pilpres AS 3 November.

"Kami tidak ingin sebuah perbatasan yang dijaga ketat," kata Joe Biden kepada wartawan, dikutip Reuters.


Kedubes China di Manila Sebut AS Bikin Kekacauan Berbahaya di Asia

Sebagaimana diketahui, Perjanjian Good Friday tahun 1998 atau perjanjian Belfast antara Inggris Raya dengan Republik Irlandia telah secara efektif mengakhiri krisis kekerasan yang terjadi di wilayah Irlandia Utara dan membangun sebuah kerja sama lintas batas negara.

Pada September lalu, PM Inggris Boris Johnson mengeluarkan sebuah UU yang melanggar protokol tersebut. Biden yang waktu itu masih berstatus sebagai kandidat presiden AS, juga telah memperingatkan bahwa Inggris harus menghormati perjanjian 1998 tersebut, seiring dengan langkah mereka keluar dari keanggotaan Uni Eropa. Biden bahkan mengancam akan memutus hubungan kerja sama AS dengan Inggris.

Sementara itu, Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin pada Senin mengatakan bahwa ia berharap rancangan kesepakatan perdagangan bebas Brexit dapat segera keluar pada pekan ini.

Imbangi Kekuatan China, Taiwan Bangun 3 Kapal Selam Baru

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia