logo


Kaget Edhy Prabowo Ditangkap KPK, PKB: Komisi IV Putuskan Setop Ekspor Benur

Daniel mengatakan pada rapat terakhir dengan Edhy Prabowo

25 November 2020 11:30 WIB

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap oleh KPK terkait dugaan korupsi ekspor benur.

Politikus PKB, Daniel Johan, mengaku kaget mendengar kabar penangkapan Edhy Prabowo tersebut.

"Kaget banget. Tapi saya belum paham kenapanya," kata Daniel kepada wartawan, Rabu (25/11).


Sebelum Ditangkap KPK, Ini yang Dilakukan Edhy Prabowo di Amerika Serikat

Daniel menunggu pihak KPK memberikan keterangan resmi mengenai penangkapan Edhy tersebut.

"Kita tunggu saja kepastian dan detailnya," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.

Daniel mengatakan pada rapat terakhir dengan Edhy Prabowo, Komisi IV meminta Edhy untuk menyetop ekspor benih lobster.

"Harus liat jadwal, dan di sana Komisi IV memutuskan untuk setop ekspor benur sampai ada peraturan PNBP yang jelas untuk negara," kata Daniel.

Seperti diketahui, Edhy Prabowo ditangkap oleh KPK saat dirinya tiba di Bandara Soekarno-Hatta dini hari tadi. Edhy ditangkap karena diduga melakukan korupsi terkait ekspor benur atau udang.

Edhy ditangkap bersama istrinya sepulang dari Amerika Serikat. Awalnya ada 13 orang diamankan, namun kemudian sejumlah orang dilepas.

"Benar kita telah mengamankan sejumlah orang pada malam dan dini hari tadi," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango, Rabu (25/11).

Edhy Prabowo Diperiksa, Jubir: KPK Punya Waktu 1x24 Jam untuk Menentukan Sikap

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata