logo


Kepulangan Rizieq Shihab Menimbulkan Pro-Kontra, Golkar Pikir Ulang RUU BPIP

Golkar berharap pembahasan RUU HIP tidak menimbulkan polemik di masyarakat

25 November 2020 08:00 WIB

Politisi Partai Golkar, Firman Soebagyo
Politisi Partai Golkar, Firman Soebagyo dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Badan Legislasi (Bakeg) DPR RI dari Fraksi Golkar, Firman Soebagyo menyinggung soal kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang menyoroti Rancangan Undang-undang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU BPIP) yang sebelumnya bernama RUU HIP (Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila).

Ia beharap pembahasan RUU HIP tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Hal tersebut mengingat kepulangan Rizieq Shihab menimbulkan pro dan kontra.

"Berikutnya nomor 14 (RUU HIP), situasi kondisi politik dengan pulangnya Habib Rizieq masih menimbulkan pro dan kontra. Bahkan, sekarang ini sudah ramai sampai tingkat daerah yang mendukung dan yang kontra. Karena itu, mengharapkan dalam pembahasan RUU ini jangan menimbulkan pro-kontra," kata Firman dalam rapat Baleg, Selasa (24/11/2020).


Respons Penurunan Baliho Rizieq, Tengku Zul Bikin Gerakan '100 Baliho Dicopot, 1000 Kaos Dipakai'?

Firman mengatakan bahwa pihaknya belum sepakat dengan perubahan fundamental dalam draf RUU BPIP. Pihaknya akan melihat terlebih dahulu terkait draf rancangan RUU BPIP tersebut.

"Ini penting sebelum kita menyepakati. Tentu Golkar ingin dengar perubahannya seperti apa? Fundamental nggak? Kalau masih seperti yang lalu Golkar belum sepakat dengan RUU HIP masuk Prolegnas 2021. Masih ada waktu ini," lanjutnya.

Laskar FPI Halangi Penyemprotan Disinfektan, Satgas Covid-19: Musuh Kita Adalah Virus Bukan Orang

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati