logo


Minta Nadiem Luruskan Sejarah 1965, Megawati: Tanggung Jawab Anda Berat Loh...

Mega berharap ada upaya pelurusan sejarah soal Sukarno dan peristiwa 1965.

24 November 2020 20:42 WIB

Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto memimpin rapat.
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto memimpin rapat. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyentil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim soal gambaran sejarah Indonesia yang terpotong sejak 1965.

Menurut Megawati, sejarah 1965 adalah tonggak sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Oleh karenanya, hal itu sekiranya perlu diluruskan sebelum diajarkan kepada anak-anak masa kini.

"Saya bicara kepada Pak Nadiem karena beliau Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, ya harus bagaimana ya, apakah hal ini tidak boleh diajarkan? Apakah sejarah bangsa kita harus terputus? Dari abad sekian arkeolog bilang begini, ada ratu ini, ada raja ini, tapi tahun '65 begitu, menurut saya seperti sejarah itu dipotong, disambung, dan ini dihapus," kata Megawati dalam diskusi virtual di akun YouTube Museum Kepresidenan Balai Kirti, Selasa (24/11).


Doa Megawati dan Jokowi Umur Pendek Dikritik, FPI: Kritik Boleh, tapi Harus Waras dan Adil

Megawati lantas menceritakan kebesaran Sukarno sebagai proklamator kemerdekaan Indonesia dan penggagas Konferensi Asia-Afrika.

Ketua Umum PDIP itu menyayangkan kisah Sukarno itu seakan dilenyapkan pada era Orde Baru. Ia menyebut petinggi politik takut menyebut Sukarno sebagai proklamator.

Dia kemudian meminta Nadiem mengkaji ulang sejarah yang diajarkan di sekolah. Mega berharap ada upaya pelurusan sejarah soal Sukarno dan peristiwa 1965.

"Saya hanya permintaan saya itu bahwa tidakkah bisa diluruskan kembali (sejarah tentang) seorang yang bisa memerdekakan bangsa ini?" kata Mega.

"Coba, ayo, Pak Nadiem, saya nyebut Anda karena tanggung jawab situ berat loh buat mendidik putra-putri bangsa Indonesia ini," tuturnya.

Tokoh Agama Doakan Jokowi dan Megawati Berumur Pendek, Ini Kata Menag

Halaman: 
Penulis : Iskandar