logo


Sebagian Besar Masyarakat Kroasia Tak Yakin Vaksin Efektif Cegah Covid-19

Survei yang dilakukan oleh perusahaan riset pasar the Valicon mengungkap bahwa hanya 43 persen dari warga Kroasia yang bersedia ikut serta dalam program vaksinasi Covid-19

24 November 2020 13:45 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebagian besar warga masyarakat Kroasia tidak berencana untuk ikut dalam program vaksinasi COvid-19. Hal itu terungkap dalam sebuah hasil survey perusahaan riset pasar the Valicon yang dirilis oleh kantor berita Kroasia, RTL, pada pekan lalu.

Menurut hasil survey, 43 persen responden mengatakan bahwa mereka akan turut serta dalam program imunisasi Covid-19 dimana sebagian besar dari mereka menyebut bahwa hal itu adalah bentuk tanggung jawab mereka kepada orang lain, dimana vaksin tentunya dapat menekan laju penyebaran virus Covid-19.

Namun, 57 persen responden lainnya mengatakan bahwa mereka kemungkinan besar tidak akan ikut dalam program vaksinasi Covid-19. Alasannya adalah tingkat efektivitas vaksin Covid-19 yang ada sejauh ini masih belum meyakinkan dalam melawan virus Sars-Cov-2. Sebagian dari mereka bahkan khawatir jika vaksin yang ada saat ini berpotensi menimbulkan efek samping.


Perdana Menteri Israel Diminta Mundur, Demonstran: F*ck Netanyahu...

Beberapa responden lainnya mengatakan bahwa mereka tidak ingin mendapat vaksin Covid-19 karena bukan kelompok masyarakat yang memiliki resiko tinggi tertular virus tersebut, sementara sisanya menyakini bahwa virus Covid-19 secara konstan mengalami mutasi sehingga vaksin tidak akan berdampak signifikan.

Survei opini publik yang ditujukan kepada 523 orang di Kroasia tersebut dilakukan seiring dengan adanya perlombaan "ilmiah" dalam produksi vaksin Covid-19.

Pada pekan lalu, beberapa perusahaan farmasi pengembang vaksin Covid-19, seperti Pfizer dan BiOnTech, telah merilis data uji coba vaksin Covid-19 yang mereka kembangkan. Hasilnya, mereka mengklaim bahwa vaksin-vaksin tersebut telah memiliki tingkat efektivitas mencapai 95 persen.

Dilansir dari Al Jazeera pada Selasa (24/11), penolakan program vaksin ternyata tidak hanya terjadi di Kroasia saja. Menurut sebuah laporan bulan November yang dihimpun oleh Forum Ekonomi Dunia (WEF), lebih banyak orang saat ini tidak ingin mendapatkan vaksin dibanding dengan tiga bulan yang lalu.

Sebelumnya, WEF juga menggelar sebuah survey terkait vaksin COvid-19. Hasil survei mereka menunjukkan bahwa keyakinan masyarakat di sejumlah negara terhadap vaksin Covid-19 mengalami tren penurunan hingga 4 persen dari bulan Agustus lalu, dimana saat ini hanya 73 masyarakat yang akan mengikuti program vaksinasi.

Arab Saudi Bantah Ada Pertemuan Rahasia antara PM Israel dengan Pangeran Arab

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia