logo


Teknik Pemijatan untuk Ibu Hamil

Pijat hamil sangat boleh disarankan asalkan dilakukan oleh yang ahlinya

20 April 2015 16:29 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bagi ibu hamil tentunya terkadang merasa nyeri pada punggung dan bagian-bagian tubuh yang lainnya. Hal tersebut adalah wajar dirasakan karena semua wanita hamil banyak mengeluh saat kehamilan semakin membesar.

Pijat hamil sangat boleh disarankan asalkan dilakukan oleh yang ahlinya. Seperti yang dijelaskan oleh Ichda Akrimah salah satu terapis di House of Mom N Jo Bintaro, Tangerang Selatan, pijat hamil hanya boleh dilakukan di bagian-bagian tertentu dan sangat tidak boleh jika pijat hamil di bagian perut dan payudara karena bisa menyebabkan kematian pada janin.

Teknik pemijatan untuk ibu hamil berbeda dengan orang pada umumnya yang tidak hamil. Teknik pemijatannya harus berhati-hati di area perut karena terdapat rahim. Jadi tidak boleh terlalu keras pemijatan di area perut tersebut. Pada dasarnya boleh saja melakukan pemijatan di bagian perut tetapi jika merasa tidak yakin lebih baik menghindari daerah perut untuk dipijat. Jika memaksakan melakukan pijat di bagian perut dikhawatirkan tali plasentanya terlepas yang dapat membahayakan janin dalam rahim yang dapat menyebabkan keguguran atau kematian pada janin yang dikandungnya. 


Kenapa Ibu Hamil Wajib Sering Ganti Celana Dalam?

Pemijatan pada area ujung-ujung tangan dan kaki berfungsi untuk dapat mengembalikan atau mengurangi bengkak. Misalnya terdapat bengkak-bengkak pada kaki atau tungkai kaki yang dilakukan pemijatan dengan teknik yang benar yaitu pemijatan ke arah atas supaya dapat mengembalikan aliran darah yang terjebak dibawah kaki supaya dapat kembali mengalir ke bagian atas tubuh. Begitu juga dengan bagian-bagian tubuh lainnya harus melakukan teknik pemijatan ke arah atas untuk melancarkan peredaran darahnya. Jenis pijatannya itu sendiri boleh yang pijat rileksasi ataupun yang pijat refleksi dapat dilakukan bagi ibu hamil. 

Adapun posisi pada saat dipijat pada ibu hamil tidak boleh tengkurap. Jadi posisi pijat yang baik untuk ibu hamil adalah menyamping atau side lying yaitu posisi tubuh berbaring ke arah samping. Untuk pijat ibu hamil terdapat treatment yang dikombinasikan dengan scrub dan minyak khusus. Pemijatan untuk ibu hamil ini dapat dilakukan dua kali dalam sebulan, dalam sekali treatment yang dilakukan selama 80 menit dan bisa lebih tergantung permintaan dari customer. Sebelum melakukan pijat, harus ditimbang terlebih dahulu berat badannya lalu dicek tekanan darahnya dengan alat tensi darah. Hal itu dilakukan karena ibu hamil yang akan dipijat harus dalam kondisi normal tidak boleh rendah tekanan darahnya ataupun tinggi tekanan darahnya. Kemudian dilakukan footbath yaitu treatment meredam kaki dengan menggunakan air hangat. Setelah itu, treatment massage atau pijat untuk ibu hamil dan jika mau dapat melakukan treatment lainnya seperti creambath sesuai kebutuhannya. Setelah melahirkan, juga sangat penting dan baik melakukan pijat untuk melancarkan ASI untuk sang bayi, dengan treatment breast care atau pijat payudara yaitu pemijatan yang dilakukan ibu yang baru melahirkan di area payudaranya. 

Nyesel Baru Tahu, Ternyata Sayuran 'Murah' Ini Punya Segudang Manfaat untuk Ibu Hamil

Halaman: 
Penulis : Suciati, Hasballah