logo


Perang Harga, Vaksin Sputnik V Jauh Lebih Murah daripada Pfizer dan Moderna

Juru bicara RDIF mengatakan bahwa pengumuman harga vaksin Sputnik V akan dilakukan pada pekan depan

23 November 2020 10:00 WIB

Vaksin Sputnik V buatan Rusia
Vaksin Sputnik V buatan Rusia istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Pihak pengembang vaksin Covid-19 buatan Rusia, Sputnik V, mengatakan bahwa harga vaksin Sputnik V nantinya akan jauh lebih murah daripada vaksin-vaksin yang dikembangkan oleh sejumlah perusahaan farmasi asal AS, seperti Pfizer dan Moderna.

Pernyataan tersebut muncul tak lama usai Moderna mengumumkan bahwa mereka akan memberikan banderol harga untuk vaksin Covid-19 yang mereka kembangkan antara USD 25 hingga 37 per dosis.

"Menerjemahkan bahasa farmasi: pengumuman harga dari (vaksin) Pfizer yang dibanderol USD 19.5 dan Moderna USD 25-37 per dosis atau USD 50-74 per orang. Dua dosis diperlukan tiap orang dalam pemakaian vaksin Pfizer, Sputnik V dan Moderna. Harga vaksin Sputnik V akan jauh lebih murah," kata akun Twitter resmi pengembang vaksin Sputnik V dalam postingannya.


Pemerintah Belarus Gantian Jatuhkan Sanksi terhadap Uni Eropa

Sementara itu, juru bicara Badan Investasi Langsung Rusia (RDIF) mengatakan bahwa pengumuman harga vaksin Sputnik V akan dilakukan pada pekan depan.

"Harga vaksin Sputnik V akan diumumkan pada pekan depan, tunggu saja!" kata juru bicara RDIF yang tidak disebutkan namanya dikutip Sputnik News, Senin (23/11).

Meskipun dibanderol dengan harga yang lebih murah, namun vaksin buatan Rusia tersebut juga diklaim memiliki tingkat efektifitas diatas 90 persen dalam melawan infeksi Covid-19.

"Kami bertanggung jawab untuk pengawasan tingkat efektifitas vaksin Sputnik V diantara warga masyarakat yeng telah menerimanya sebagai bagian dari program imuninasi massal," kata Oksana Drapkina, direktur sebuah institut riset yang berada di bawah naungan Kemenkes Rusia, pada Senin (9/11), dikutip Channel News Asia, Selasa (10/11).

"Berdasar pada pengamatan kami, vaksin ini juga memiliki tingkat efektifitas diatas 90 persen....ini adalah kabar baik untuk semua orang," tambahnya.

Putin Ungkap Alasan Mengapa Dirinya Sejauh Ini Belum Beri Ucapan Selamat kepada Joe Biden

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia