logo


Soal Pertemuan Ma'ruf Amin-Rizieq Shihab, PDIP: Tidak Perlu, Posisi Wapres Simbol Negara

PDIP menilai pertemuan dengan petinggi negara bisa ditafsirkan bentuk dukungan terhadap mobilisasi politik di luar pemerintahan

23 November 2020 07:15 WIB

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno.
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi mengatakan bahwa saat ini beum ada rencana pertemuan antara Ma'ruf Amin dengan Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab. Hal tersebut ia sampaikan sebagai bentuk klarifikasi terkait pernyataan sebelumnya yang menyebut Ma'ruf terbuka melakukan pertemuan dengan Rizieq Shihab.

Sementara itu, politikus PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan bahwa pertemuan Maruf Amin dan Rizieq Shihab tidak diperlukan. Pasalnya, kata Hendrawan, Ma'ruf Amin adalah simbol negara sementara Rizieq Shihab masih memiliki sejumlah pesoalan hukum yang belum jelas hingga saat ini.

"Rasanya tidak diperlukan. Soalnya, posisi Wapres terkait dengan simbol negara. Rizieq masih mempunyai sejumlah persoalan hukum dan belum ada clearance tentang status dari semua semua persoalan yang dihadapi," kata Hendrawan seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (22/11/2020).


Dinilai Diskriminatif Soal Izin Keramaian, Politisi PDIP: Rasa Percaya Warga ke Anies Baswedan Hilang

Menurutnya, pertemuan dengan pejabat negara bisa menimbulkan tafsir sebagai bentuk dukungan terhadap mobilisasi politik di luar pemerintahan. Bahkan kata Hendrawan bisa berpotensi menambah imunitas hukum terhadap persoalan yang belum ada kejelasannya.

Oleh karena itu, Hendrawan menyarankan kepada Rizieq Shihab agar mendirikan partai politik apabila partisipasinya ingin diakomodasi.

"Yang perlu dilakukan adalah bagaimana Rizieq Shihab dan kawan-kawan bersiap-siap mendirikan partai politik supaya partisipasi politiknya lebih dapat diakomodasi sesuai amanat konstitusi," tandasnya.

Tracing Covid-19 Massa HRS Dihalangi Petugas, PDIP: Gubernur Harus Tegas!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati