logo


Sebut Pernyataan JK Sentilan Dahsyat untuk Anies, Irma Suryani: Jangan Salahkan Jika TNI Harus Turun Tangan

Irma sebut wajar pernyataan JK soal kekosongan kepemimpinan karena pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 terjadi disejumlah kegiatan HRS

23 November 2020 04:30 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago.
Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla menyinggung soal kekosongan kepemimpinan yang bisa menyerap asprasi luas. Hal tersebut ia sampaikan karena menyoroti kegaduhan yang terjadi usai kepulangan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab.

Menanggapi hal tersebut, Politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menyebut bahwa pernyataan JK tersebut sebagai sentilan dahsyat untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Menyimak pernyataan JK soal kasus HRS (Habib Rizieq Shihab) adalah karena kekosongan kepemimpinan DKI? Wah ini sentilan dahsyat untuk Gubernur DKI Anies Baswedan, menurut saya," kata Irma seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (22/11/2020).


Tanggapi JK Soal Kekosongan Kepemimpinan, Pengamat: Rakyat Banyak Dikecewakan DPR dan Pemerintah

Irma menilai wajar JK menyebut ada kekosongan kepemimpinan. Hal tersebut lantaran semakin banyak pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 usai Rizieq Shihab pulang ke Indonesia. Menurutnya, Pemprov DKI terkesan membiarkan pelanggaran protokol kesehatan tersebut.

Ia pun berharap penyataan JK dapat diterjemahkan dengan baik oleh Pemprov DKI Jakarta. Oleh karena itu, Pemprov DKI tidak bisa menyalahkan TNI jika harus menghadapi gerombolan perongrong pemerintah.

"Jangan salahkan jika TNI harus turun tangan menghadapi gerombolan pemerintah yang sah," lanjutnya.

Dinilai Diskriminatif Soal Izin Keramaian, Politisi PDIP: Rasa Percaya Warga ke Anies Baswedan Hilang

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati