logo


Mayjen Dudung Sebut Perkataan Rizieq Shihab Kotor, FPI: Yang Kotor Siapa? Kotornya di Mana?

FPI meminta agar Dudung tidak membenci suatu kelompok

22 November 2020 16:00 WIB

Penanggungjawab Reuni Akbar Mudjahid 212, Slamet Maarif
Penanggungjawab Reuni Akbar Mudjahid 212, Slamet Maarif Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Panglima Kodam (Pangdam) Jaya Mayjen TNI Dudung mengaku prihatin dengan ucapan yang disampaikan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat peringatan Maulid Nabi beberapa waktu yang lalu. Ia mengatakan tak pantas seorang tokoh agama mengeluarkan pernyataan yang kotor atau tidak pantas.

"Ucapan dan tindakan harus baik. Saya sebagai orang Islam prihatin kalau ada seorang habib di peringatan Maulid Nabi bahasa dan ucapannya kotor. Saya prihatin dan tidak terima sebagai orang muslim," kata Dudung di Monas, Jakarta Pusa, Jumat (20/11/2020).

Sementera itu, Ketua DPP FPI Slamet Maarif mempertanyakan maksud Mayjen Dudung yang menyebut prihatin atas ucapan kotor saat Maulid Nabi.


JK Kaitkan Kekosongan Kepemimpinan dengan HRS, Istana: Tidak Relevan!

"Yang kotor siapa? Kotornya dimana?" tanya Slamet Maarif kepada wartawan, Minggu (22/11/2020).

Ia pun lantas menasehati Mayjend Dudung agar tidak membeci terhadap suatu kelompok.

"Janganlah kebencian terhadap satu kelompok membuat engkau berlaku tidak adil. Demikian nasihat Allah dalam Al-Quran," ujarnya.

Tanggapi JK Soal Kekosongan Kepemimpinan, Pengamat: Rakyat Banyak Dikecewakan DPR dan Pemerintah

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati