logo


Sebut Mendewakan Keturunan Nabi Bentuk Perbudakan Spiritual, Buya Syafii: Bung Karno Sudah Mengkritik Ini

Buya Syafii sebut mendewakan keturunan orang yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual

22 November 2020 14:15 WIB

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif telegram.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif mengingatkan kepada masyarakat agar tidak berlebihan dalam memandang orang-orang yang mengaku sebagai keturunan Nabi. Hal tersebut ia sampaikan lantaran saat ini istilah habib (keturunan Nabi) tengah menjadi sorotan publik.

Buya Syafii menilai bahwa orang yang terlalu mendewakan keturunan Nabi sebagai bentuk perbudakan spiritual.

"Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual," tulis Buya Syafii di akun Twitter pribadinya, Minggu (22/11/2020).


Netizen Tanya Apakah Keturunan Nabi Wajib Dihormati, Begini Jawaban Mahfud MD!

Ia lantas menyinggung Presiden RI ke-1 Bung Karno yang mengkritik fenoma perbudakan spiritual di masa lalu yang sama dengan saat ini. Bung Karno, kata Buya Syafii tidak setuju dengan fanastime yang berlebihan kepada sosok habib.

"Bung Karno puluhan tahun yang lalu sudah mengeritik keras fenomena yang tidak sehat ini," lanjutnya.

 

Buya Syafii Diizinkan Pulang, Dokter: Ada Proses Rawat Jalan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati