logo


Kalah dalam Konflik Nagorno-Karabakh, Menhan Armenia Dicopot

Pemerintah Armenia mencopot David Tonoyan dari jabatan Menhan dan menggantikannya dengan Vagharshak Harutunyan

21 November 2020 12:00 WIB

Ribuan warga Armenia gelar aksi protes soal gencatan senjata konflik Nagorno-Karabakh
Ribuan warga Armenia gelar aksi protes soal gencatan senjata konflik Nagorno-Karabakh reuters

YEREVAN, JITUNEWS.COM - Pemerintah Armenia memutuskan untuk mengganti Menteri Pertahanan usai menandatangani perjanjian gencatan senjata yang mengakhiri konflik Nagorno-Karabakh.

Dibawah perjanjian yang juga ditandatangani oleh Azerbaijan dan Rusia, Armenia harus menyerahkan wilayah Karabakh kepada Azerbaijan. Hal tersebut memicu protes keras dari rakyat Armenia yang menyebut Perdana Menteri Nikol Pashinyan sebagai "pengkhianat" dan mendesaknya untuk segera mundur.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh pemerintah Armenia, Vagharshak Harutunyan ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan baru menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh David Tonoyan. Vagharshak sendiri sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan Armenia, yakni pada tahun 1999-2000.


Telepon Erdogan, Raja Salman Sepakat Perbaiki Hubungan Arab Saudi-Turki

Pada Senin awal pekan ini, Pashinyan juga telah mencopot sejumlah pejabat Kementerian Luar Negerinya.

Dalam pernyataan tertulisnya, David Tonoyan berharap bahwa keputusan pemerintah Armenia untuk mencopot dirinya dari jabatan Menhan dapat menurunkan ketegangan yang terjadi di Armenia.

"Ketegangan yang terjadi belakangan ini perlu diturunkan. Saya menginginkan pengunduran diri saya untuk dikaji secara akurat secara logis," kata Tonoyan, dikutip Arabnews, Sabtu (21/11).

Pada Jumat (20/11), para pendemo melakukan aksi pemblokiran di sejumlah jalan utama di ibu kota Armenia, Yerevan, dan terus mendesak Pashinyan untuk turun.

Pejabat Tinggi AS Segera Berkunjung Kembali ke Taiwan, Picu Amarah dari China

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia