logo


Terbangkan Drone Secara Sembrono, Pemuda AS Ini Ditangkap FBI

Andrew Rene Hernandez ditangkap oleh FBI usai drone yang ia terbangkan bertabrakan dengan helikopter milik kepolisian Los Angeles (LAPD)

21 November 2020 09:00 WIB

Ilustrasi anggota FBI
Ilustrasi anggota FBI istimewa

LOS ANGELES, JITUNEWS.COM - Andrew Rene Hernandez, seorang pria berusia 22 tahun yang tinggal di Hollywood, California, harus berurusan dengan FBI usai drone yang ia terbangkan bertabrakan dengan helikopter kepolisian Los Angeles (LAPD). Ia ditangkap pada Kamis (19/11).

Surat penangkapan yang dirilis menjelaskan bahwa insiden terjadi pada tanggal 18 September saat helikopter LAPD hendak merespon panggilan adanya kasus perampokan yang terjadi di salah satu perusahaan farmasi di Hollywood. Meskipun pilot helikopter telah melihat drone yang diterbangkan oleh Andrew tersebut, namun ia gagal menghindar sehingga tabrakan tidak bisa dihindarkan.

Drone milik Andrew jatuh ke tanah sedangkan helikopter kepolisian terpaksa melakukan pendaratan darurat karena mengalami kerusakan di sejumlah bagian.


Australia Minta Maaf usai Pasukan Khususnya Terbukti Lakukan Kejahatan Perang di Afghanistan

"Jika drone tersebut menabrak mesin rotor utama, itu jelas dapat membuat helikopter jatuh," demikian pernyataan LAPD dikutip Sputnik News.

Usai insiden tersebut, kepolisian langsung menggelar investigasi dan berhasil menemukan kamera yang terpasang pada drone tersebut. Dari video yang tersimpan di dalam kartu memori kamera tersebut, polisi mengetahui jika drone tersebut adalah milik Andrew, dan segera melakukan pencarian.

Berkas kasus tersebut kemudian diserahkan kepada Satgas anti-terorisme milik FBI dan LAPD, dimana proses penyelidikannya mendapat bantuan dari Otoritas Penerbangan Amerika Serikat (FAA).

Kanselir Jerman Sebut Isu Turki Akan Dibahas pada KTT Uni Eropa Akhir Tahun Ini

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia