logo


Soal FPI Bisa Dibubarkan, Golkar: Yang Disampaikan Pangdam Jaya Memiliki Dasar Hukum

Apabila FPI tidak taat hukum maka ormas tersebut bisa dibubarkan.

20 November 2020 18:00 WIB

Politisi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily
Politisi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily Jitunews/Khairul Anwar

"Pasal 59 ayat (3) yang di dalamnya menyebutkan: a. melakukan tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras, atau golongan; b. melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia; c. melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum dan fasilitas sosial; dan/atau d. melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," jelasnya.

Ace menyebutkan bahwa pelanggar bisa dikenai sanksi, mulai dari peringatan tertulis hingga pencabutan izin ormas.

"Dalam pasal selanjutnya, terutama Pasal 61, disebutkan sanksi yang tegas. Dari peringatan tertulis, penghentian aktivitas ormas sementara, hingga pencabutan izin badan hukum terhadap ormas yang melanggar ketentuan itu," kata Ace.


Sindir FPI, Denny Siregar: Gue Aja yang Beragama Islam Jijik Melihat Mereka

Sebelumnya, Dudung memerintahkan penurunan baliho Habib Rizieq. Dudung menyebut jika FPI tidak taat hukum maka bisa dibubarkan.

"Begini, kalau siapa pun di republik ini, ini negara hukum, harus taat kepada hukum, kalau masang baliho udah jelas ada aturannya, ada bayar pajak, dan tempat ditentukan, jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, nggak ada itu. Jangan coba-coba pokoknya. Kalau perlu, FPI bubarkan saja itu, bubarkan saja. Kalau coba-coba dengan TNI, mari," kata Dudung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11).

"Sekarang kok mereka (FPI) ini seperti yang ngatur, suka-sukanya sendiri. Saya katakan, itu perintah saya, dan ini akan saya bersihkan semua, tidak ada itu baliho yang mengajak revolusi dan segala macam. Ya saya peringatkan dan saya tidak segan menindak dengan keras. Jangan coba mengganggu persatuan dan kesatuan, jangan merasa mewakili umat Islam, tidak semua, banyak umat Islam yang berkata berucap dan bertingkah laku baik," imbuh Dudung.

Pangdam Jaya Turunkan Baliho Habib Rizieq, FPI Kaget dan Bingung

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×