logo


Rizieq Kurang Enak Badan, Nikita Mirzani: Kenapa Semua Orang Kalau Dipanggil Polisi Sakit? Kecuali Gue

Nikita heran Rizieq mendadak sakit saat mau dimintai keterangan di kantor polisi.

20 November 2020 17:02 WIB

Nikita Mirzani
Nikita Mirzani Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Perselisihan antara Nikita Mirzani dengan Habib Rizieq Shihab sepertinya belum ada ujungnya. Tak terlihat ada upaya meminta maaf dari keduanya karena saling merasa benar.

Kali ini, Nikita kembali melayangkan sindiran kepada Imam Besar Front Pembela Islam itu terkait klaim kurang sehat badan ketika polisi hendak meminta keterangan soal kasus hajatan yang melanggar aturan protokol kesehatan Covid-19.

Mantan istri Dipo Latief itu mengunggah surat keterangan resmi FPI yang menyatakan kondisi Habib Rizieq di akun Instagramnya pada Jumat (20/11). Dalam surat itu, disebutkan Rizieq perlu banyak istirahat mengingat padatnya aktifitas sejak 10 hingga 14 November.


Pangdam Jaya Turunkan Baliho Habib Rizieq, NasDem: Ada Maladministrasi Namanya

Hal itu disampaikan jelang Habib Rizieq yang semestinya memenuhi panggilan polisi. Rizieq akan dimintai keterangan terkait kerumunan yang terjadi dalam acara maulid Nabi dan pernikahan putrinya.

Menanggapi hal itu, Nikita menuturkan sindiran yang cukup menohok. Ibu tiga anak itu heran mengapa orang-orang yang berurusan dengan polisi mendadak tak sehat, kecuali dirinya.

“Kenapa semua orang kalau dipanggil polisi sakit? Kecuali gue. Kita doakan semoga cepat....?,” tulis Nikita Mirzani dalam keterangan unggahannya.

Sebelumnya, DPP FPI menyampaikan pernyataan tentang kondisi Imam Besar Habib Rizieq Shihab saat ini. Berikut bunyi setiap poinnya.

1. Bahwa IB HRS saat ini memilih untuk istirahat, jeda sejenak, karena selain cukup lelah akibat melalui perjalanan dan langsung beraktifitas dengan tingkat kepadatan tinggi serta setelah melihat antusiasme umat sejak tanggal 10 November saat kedatanggan hinffa 14 November pada acara Maulid Nabi SAW di Petamburan, umat begitu antusias pada setiap kegiatan yang dihadiri IB HRS yang berdampak pada penumpukkan massa.

2. Sehingga sebagai wujud komitmen IB HRS dalam mengajak umat untuk menciptakan pola hidup sehat masyarakat, maka untuk sementara IB HRS memilih tidak melakukan kegiatan yang akan berdampak pada penumpukkan massa hingga situasi kembali normal.

3. Kepada segenap elemen masyarakat di seluruh Indonesia yang telah mengajukan undangan kepada IB HRS untuk menghadiri acaranya, maka kami sampaikan mohon maaf yang sebesarnya, karena IB HRSS saat ini belum dapat memenuhi undangan tersebut, hingga nanti IB HRS memutuskan dapat beraktifitas secara normal kembali.

Pencopotan Baliho Rizieq, Andi Arief: Kalau TNI Turun Tangan, Berarti Negara dan Pendukungnya Kalah

Halaman: 
Penulis : Iskandar