logo


Pangdam Jaya Turunkan Baliho Habib Rizieq, NasDem: Ada Maladministrasi Namanya

Penurunan baliho Habib Rizieq menjadi viral di media sosial

20 November 2020 16:45 WIB

Willy Aditya
Willy Aditya Ist

Willy menilai terlibatnya TNI dalam penurunan baliho menunjukkan adanya potensi maladministrasi.

"Soal banyak baliho itu melanggar atau tidak, itu urusan Pemprov, dalam hal ini DKI. Tapi soal itu saya tidak tahu persis. Namun jika TNI sampai turun tangan ya ini ada maladministrasi namanya. Satpol PP tidak berdaya untuk menertibkan itu sampai TNI jadi turun tangan. Dan itu disampaikan sendiri oleh Pangdam Jaya," ucap Willy.

"Administrasi publik jadi dikangkangi oleh politik jadinya. Ini tentu tidak baik dan tidak ideal dalam kehidupan bersama, di ruang yang bernama kota. Kan kalau dalam filsafat politik itu, kota adalah ruang yang penuh keadaban. Nah, kalau suatu kota TNI sampai turun tangan, berarti ada masalah dengan kota itu," sambungnya.


Pangdam Jaya Turunkan Baliho Habib Rizieq, FPI Kaget dan Bingung

Seperti diketahui, penurunan baliho Rizieq menjadi viral di media sosial. Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan bahwa itu adalah perintahnya.

"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya. Karena berapa kali Pol PP menurunkan, dinaikkan lagi. Perintah saya itu," kata Mayjen Dudung.

"Kalau siapa pun di republik ini, ini negara hukum, harus taat kepada hukum. Kalau masang baliho udah jelas ada aturannya, ada bayar pajak, dan tempat ditentukan. Jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, nggak ada itu. Jangan coba-coba pokoknya," tegas Dudung.

Pangdam Jaya Perintah Turunkan Baliho Bergambar Rizieq, Tengku Zulkarnain: Itu Pelanggaran Aturan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×