logo


Teddy Gusnaidi: Pilkada Langsung Suburkan Radikalisme di Indonesia

Setiap calon kepala daerah membutuhkan suara dalam Pilkada, termasuk dari kaum intoleran.

20 November 2020 15:16 WIB

Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi
Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi menyampaikan pandangannya soal ketidakberanian kepala daerah atau calon kepala daerah dalam melawan kelompok intoleransi berkedok agama.

Teddy mengatakan, setiap calon kepala daerah membutuhkan suara di Pilkada, termasuk dari kaum intoleran tersebut.

“Kenapa para kepala daerah dan calon kepala daerah tidak berani menyatakan perang terhadap kelompok intoleransi yang mengatasnamakan agama? Ya karena mereka butuh suara kelompok tersebut untuk pilkada,” cuit Teddy di akun Twitter @TeddyGusnaidi, Jumat (20/11).


Lockdown dan Konten Online Bermuatan Ekstrim Tingkatkan Paham Radikal di Inggris

Oleh sebab itu, Teddy menilai penyelenggaraan Pilkada secara langsung sama saja melanggengkan kelompok radikal di NKRI.

“Inilah mengapa saya katakan, Pilkada langsung menyuburkan radikalisme di Indonesia,” lanjutnya.

Minta Aliansi Lima Negara Tak Ikut Campur dalam Urusan Hong Kong, China: Agar Matanya Tidak Tercongkel

Halaman: 
Penulis : Iskandar