logo


Tak Patuhi Hukum, FPI Bisa Dibubarkan

Mayjen Dudung menyatakan semua pihak harus taat terhadap hukum yang ada di Indonesia, tak terkecuali FPI.

20 November 2020 13:40 WIB

Panglima Kodam (Pangdam) Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman
Panglima Kodam (Pangdam) Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman JawaPos.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Panglima Kodam (Pangdam) Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman buka suara mengenai video yang menampilkan aksi penurunan baliho bergambar wajah Habib Rizieq orang berseragam loreng.

Dudung menegaskan penurunan baliho tersebut didasari perintahnya. Dia merasa harus mengambil tindakan setelah ada upaya pemasangan baliho tersebut secara terus-menerus, meski sudah dilakukan pencopotan.

"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya. Karena berapa kali Pol PP menurunkan, dinaikkan lagi. Perintah saya itu," kata Mayjen Dudung, seperti dikutip dari detik.com, Jumat (20/11).


Habib Ucapannya Kotor, Denny Siregar: Mereka Itu Sejatinya Tukang Fitnah Agama

Mantan Gubernur Akademi Militer ini mengatakan semua pihak harus taat terhadap hukum yang ada di Indonesia, tak terkecuali FPI. Apabila tidak patuh, lanjut Dudung, ormas pimpinan Habib Rizieq itu bisa dibubarkan.

"Begini, kalau siapa pun di republik ini, ini negara hukum, harus taat kepada hukum, kalau masang baliho udah jelas ada aturannya, ada bayar pajak, dan tempat ditentukan, jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, nggak ada itu. Jangan coba-coba pokoknya. Kalau perlu, FPI bubarkan saja itu, bubarkan saja. Kalau coba-coba dengan TNI, mari," ujarnya.

Jaring BuzzeRp, Haikal Hassan: Ketahuan Puluhan Akun Beda Nama IP Addres Sama

Halaman: 
Penulis : Iskandar