logo


Tolak Rekonsiliasi Rizieq Shihab, Istana: Karena Dia Bukan Musuh

Istana sebut Rizieq Shihab adalah warga negara yang mendapat perlakuan hukum yang sama

20 November 2020 05:00 WIB

Habieb Rizieq Shihab.
Habieb Rizieq Shihab. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Donny Gahral Adian mengatakan bahwa pemerintah tidak memusuhi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Ia menyebut apabila Rizieq Shihab melanggar hukum akan tetap ditindak secara tegas.

"Kita tidak pernah memusuhi Habib Rizieq. Intinya Habib Rizieq warga negara biasa, ya kalau langgar tetap ditindak tegas," kata Donny seperti dilansir Suara.com, Kamis (19/11/2020).

Donny juga mengatakan bahwa pemerintah menolak ajakan rekonsiliasi Rizieq Shihab. Pasalnya, kata Donny, Rizieq Shihab bukanlah seorang musuh. Ia menegaskan bahwa Rizieq Shihab adalah warga negara Indonesia yang berhak mendapat perlakuan hukum yanh sama.


Istirahat, Habib Rizieq Pilih Tak Lakukan Kegiatan yang Timbulkan Penumpukan Massa

"Karena dia (Rizieq Shihab) bukan musuh, dia warga negara biasa ya kalau melanggar akan ada tindakan," sambungnya.

Sebelumnya, Sekjen HRS Centre Haikal Hassan menyampaikan pesan kepada Presiden Joko Widodo. Ia mempertanyakan dengan siapa harus berdialog apabila rekonsiliasi ditolak.

"Pak Jokowi tolong dengar ini, tahun 2017 kami mau diskusi nggak bisa. Habib Rizieq baru pulang pertama kali lagi capek-capek pegang mic langsung berkata 'Kami ingin dialog', tapi lihat sambutannya, nggak ada rekonsiliasi. Istana lho pak yang mengatakan 'nggak ada rekonsiliasi'," ujarnya.

Tolak Ajakan Dialog Rizieq Shihab, Istana Sebut Jokowi Tak Level dengan Orang yang Suka Caci Maki

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati