logo


Netanyahu Tak Akan Biarkan Iran Bangun Kubu dengan Suriah untuk Ancam Israel

Militer Israel meluncurkan serangan terhadap sejumlah fasilitas militer pasukan Quds Iran di Suriah

19 November 2020 11:00 WIB

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Istimewa

TEL AVIV, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan militer Iran membangun kubu di Suriah untuk mengancam Israel. Hal itu ia sampaikan dalam pertemuan trilateral dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo dan Menteri Luar Negeri Bahrain Dr Abdullatief bin Rashid Al Zayani.

Netanyahu memperingatkan bahwa semua upaya ancaman untuk menyerang Israel tidak akan dapat ditolerir dan akan berbuah aksi balasan.

Sebelumnya, militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan serangan ke dalam wilayah Suriah, dengan sasaran utamanya yakni sejumlah fasilitas militer Angkatan bersenjata Suriah dan pasukan Quds Iran. Serangan tersebut diluncurkan sehari usai militer Israel menemukan sejumlah alat peledak canggih yang dipasang di sepanjang perbatasan Israel-Suriah.


Aksi Balasan, Israel Serang Sejumlah Fasilitas Milik Tentara Bashar al Assad dan Iran di Suriah

"Pagi ini (Rabu), angkatan udara telah menyerang target pasukan Quds Iran penting dan fasilitas militer Suriah, yang ada di dalam Suriah," kata Netanyahu dalam sebuah video yang diposting oleh akun Twitter PM Israel.

Menurut kantor berita Suriah, SANA, pasukan Israel meluncurkan serangan rudal pada Rabu (18/11) dini hari waktu setempat. Serangan tersebut disinyalir berasal dari dataran tinggi Golan. Angkatan Udara Suriah berhasil menghalau tiga roket, sedangkan tiga personil mereka tewas dalam serangan tersebut.

Mantan Presiden Maladewa Sebut Negaranya Tak Mungkin Dapat Lunasi Utang ke China

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia