logo


Jawab Sindiran FPI Soal Kerumunan Massa, Gibran: Saya Siap Mendapat Hukuman, Jika...

FPI minta Gibran diproses hukum terkait kerumunan massa

18 November 2020 15:13 WIB

Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka Istimewa

SURAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menjawab sindiran Front Pembela Islam (FPI) terkait kerumunan massa saat pendaftaran Pilkada Solo. Ia mengaku siap mendapat hukuman apabila terbukti melanggar protokol kesehatan.

"Kalau ada sesuatu yang salah monggo langsung ditegur, saya siap ditegur dan mendapat hukuman," kata Gibran, Rabu (18/11/2020).

Gibran mengatakan bahwa pendaftaran Pilkada beberapa waktu yang lalu telah dilakukan sesuai protokol kesehatan. Bahkan dalam kegiatannya termasuk pendaftaran pilkada selalu didampingi oleh Bawaslu Solo.


Acara Rizieq Shihab Ditindak, Kok Demo Omnibus Law Enggak?

"Massa kemarin juga sudah dibawah 50 orang," jelasnya.

Sebelumnya, Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar meminta polisi memproses hukum Gibran Rakabuming Raka karena dianggap telah menciptakan kerumunan massa saat pendaftaran pilkada.

"Berkali-kali bahwa kita taat dengan hukum dan kita juga tidak minta diistimewakan, akan tetapi kita minta keadilan. Kita minta juga diproses yang sebelum-sebelumnya antara lain kerumunan, tidak jaga jarak, tidak menggunakan masker yang terjadi di Solo waktu pengantaran Gibran sebagai calon Wali Kota Solo," ujarnya.

Berharap Anies Jadi Presiden, FPI: Ada Orang Diberlakukan Tidak Adil Sikap Baik, Kita Dukung

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati