logo


Jokowi Didoakan Cepat Meninggal, PDIP: Kami Tidak Terpengaruh Doa Provokatif

PDIP menyayangkan sikap ulama yang bertentangan dengan akhlak yang diajarkan Nabi Muhammad SAW

16 November 2020 16:15 WIB

Ahmad Basarah.
Ahmad Basarah. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menyayangkan sikap ulama yang bertentangan dengan akhlak yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Hal tersebut ia sampaikan lantaran seorang ulama mendoakan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar diberi umur pendek saat acara Maulid Nabi yang digelar oleh Habib Rizieq Shihab.

"Sikap seperti itu bukan akhlak yang baik apalagi jika disampaikan oleh seseorang yang mengaku ulama, sama sekali tidak dicontohkan oleh junjungan umat Islam Nabi Besar Muhammad SAW. Rasulullah melarang keras mendoakan orang lain cepat meninggal dunia, apalagi jika orang yang didoakan itu adalah sesama muslim," kata Basarah seperti dilansir detikcom, Senin (16/11/2020).

Basarah menyadari bahwa doa yang dipanjatkan ulama tersebut adalah bentuk provokasi agar PDIP bisa membalasnya dengan sikap anarkis. Namun, ia menegaskan PDIP tidak terprovokasi dengan doa tersebut.


Enggan Dipanggil Habib, Quraish Shihab: Saya Belum Wajar untuk Jadi Teladan

"Kami sadar betul bahwa tindakan tesrebut memang untuk memprovokasi keluarga besar PDI Perjuangn agar bereaksi dan membalas dengan tindakan yang anarkis, tapi alhamdulillah kami tidak akan terpengaruh dengan doa provokatif tersebut karena kami sangat mencintai persatuan bangsa Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut, Basarah justru mendoakan agar ulama tersebut terus diberi umur panjang dan diberikan hidayah dari Allah SWT.

Rizieq Shihab Kepanasan Disebut Tukang Obat, Dewi Tanjung: Apalagi Kalau Dibilang Tukang Mesum?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×