logo


Tanggapi Pernyataan Moeldoko, Refly Harun: Fadjroel Rachman Sudah Dinonjobkan?

Refly Harun menanggapi pernyataan Moeldoko yang menyebut hanya ada 3 pihak yang bisa mewakili Istana untuk bicara

15 November 2020 15:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun Media Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menanggapi pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang menyebut ada 3 pihak yang bisa mewakili Istana untuk berbicara, yakni Menseskan, Mensesneg, dan Kantor Staf Presiden (KSP). Ia pun lantas mempertanyakan posisi Fajdorel Rachman sebagai juru bicara Presiden.

"Bagaimana dengan Fadjroel Rachman juru bicara Presiden? Apakah sudah dipecat? atau sudah dinonjobkan atau bagaimana?" kata Refly Harun di channel Youtubenya yang dikutip Minggu (15/11/2020).

Meski demikian, ia sependapat dengan Moeldoko bahwa komunikasi Istana kacau. Ia menyayangkan banyak orang yang berbicara seolah-olah mewakili Istana namun sebenarnya bukan tugasnya.


Tanda Jasa Bukan untuk Bungkam Gatot, Istana: Jokowi Jalankan Konstitusi

"Sebenarnya logikanya aneh, tapi saya senang dengan pernyataan Moeldoko tersebut. Karena menurut saya selama ini terjadi kekacauan dalam komunikasi Istana. Karena banyak sekali orang yang berbicara seolah-olah mewakili Istana, mewakili Presiden," bebernya.

Lebih lanjut, Refly Harun menilai harusnya pejabat Istana bekerja untuk mendiskusikan isu yang ada, bukan justru memberikan sikap Istana terhadap isu tersebut.

Moeldoko: Tak Semua Pejabat Bisa Mewakili Istana

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati