logo


KPU AS Tak Temukan Bukti Kecurangan dalam Penghitungan Suara Pilpres

Komisi Pemilhan Umum AS menegaskan bahwa mereka tidak menemukan bukti kecurangan dalam penghitungan suara pemilu AS yang memenangkan Joe Biden

13 November 2020 21:44 WIB

Pemilu AS
Pemilu AS istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum AS mengatakan bahwa pihaknya tidak menemukan bukti kecurangan terhadil penghitungan suara pemilihan presiden AS.

"Tidak ada bukti bahwa ada suara yang dihapus atau tidak dihitung, dirubah, atau apapun yang dapat merubah hasil penghitungan suara," kata KPU AS dalam pernyataan tertulisnya.

Pernyataan tersebut tentunya menjawab klaim Trump yang sebelumnya menyebut bahwa ada kecurangan yang terjadi dalam proses penghitungan suara sehingga dirinya kalah dari Joe Biden. KPU AS bahkan menyebut bahwa "pilpres 3 November adalah pilpres paling aman dalam sejarah AS."


Sebut Taiwan bukan Bagian dari China, Mike Pompeo Kembali Bikin Beijing Meradang

"Kami dapat menjamin bahwa kita mempunyai keyakinan terkait keamanan dan integritas pemilu kita," tambahnya.

"Alih-alih bekerja untuk mempersatukan negara ini sehingga kita dapat berjuang melawan musuh yang sama, Covid-19, namun banyak tokoh Republikan di Kongres yang terus menyebarkan teori konspirasi, menolak realita dan menabur racun dalam sumur demokrasi kita," kata Chuck Schumer, seorang politisi Demokrat.

Senada dengan itu, juru bicara DPR AS Nancy Pelosi juga mendesak politisi Republikan untuk menerima kekalahan Donald Trump.

"Sekarang orang-orang telah menyampaikan penilaiannya, Joe Biden telah menang, dan Kamala Harris akan menjadi wanita pertama yang menjabat sebagai wakil presiden Amerika Serikat," kata Pelosi.

Gesekan China dengan AS di Sektor Dagang Tetap Ada meski Trump Sudah Tak Jadi Presiden

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia