logo


Soal RUU Minuman Beralkohol, Politikus Demokrat: Overkriminalisasi

Hinca menyebut RUU tersebut belum tentu efisien

13 November 2020 13:45 WIB

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - RUU Larangan Minuman Beralkohol (Minol) menyatakan bahwa peminum minuman beralkohol bisa dibui 2 tahun atau denda Rp50 juta.

Politikus Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan menilai bahwa RUU tersebut berpotensi overkriminalisasi.

"Overkriminalisasi. Ini yang akan tergambar dalam imaji saya soal RUU Larangan Minuman Beralkohol," kata Hinca kepada wartawan, Jumat (13/11).


Sebut Dana Reuni 212 Besar, Demokrat: Lebih Simpatik Digunakan untuk Acara Bakti Sosial

Hinca takut niat untuk menekan angka kejahatan ini bertolak belakang dengan hasilnya.

"Pasca-Reformasi, kita punya kelatahan dalam membentuk produk hukum dengan jubah besar yang bermerek 'larangan'. Saya takut, niat baik untuk menekan angka-angka kejahatan justru bertolak belakang dengan hasil yang didapatkan," ujarnya.

Soal RUU Larangan Minuman Beralkohol, Denny Siregar: Daerah Mayoritas Non Muslim Bakal Pisahkan Diri

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×